Jumlah Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Gugus Tugas Himbau Warga Untuk Taati Protokol Kesehatan

Sentralberita|Kisaran~Dengan semangkin meningkatnya pertambahan warga yang terpapar Coronavirus Disease 2019 ( Covid-19) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Asahan menghimbau warga masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan dengan selalu mencuci tangan pakai sabun,menjaga jarak serta selalu mempergunakan masker.

“Untuk memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 atau yang lebuh dikenal dengan Covid-19,dihimbau kepada warga agar selalu mentaati protokol kesehatan dengan selalu mempergunakan Masker,jaga jarak serta mencuci tangan pakai sabun.” Ujar Juru Bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Asahan,H.Rahmat Hidayat Siregar,S.Sos,MSi melalui realese berita,Senin (26/10/2020).

Menurut Hidayat,sesuai data terkini kasus Covid-19 di Kabupaten terus menunjukan angka kenaikan yang sangat signifikan,hingga Senin (26/10/2020) sekitar pukul 12.00 Wib sesuai data yang dikeluarkan Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan,jumlah masyarakat yang terpapar mencapai 251 orang dengan perincian Meninggal dunia sebanyak 13 orang,dalam perawatan 76 serta sembuh sebanyak 162 orang.

Dari 25 Kecamatan yang ada di Kabupaten Asahan,Kecamatan Kota Kisaran Barat dan Kecamatan Timur sebagai pasien terbanyak yang terpapar yaitu masing-masing 71 dan 68 orang dan disusul Kecamatan Bandar Pasir Mandoge sebanyak 14 orang,Kecamatan Rawang Panca Arga 12 orang serta Kecamatan Meranti 11 orang dan Sei Dadap sebanyak 10 orang.

Lalu Kecamatan Kecamatan Pulo Bandering 8 orang,Kecamatan Buntu Pane dan Air Joman masing-masing 7 orang,Kecamatan Pulau Rakyat 6 orang dan Kecamatan Simpang Empat,Setia Janji,Aek Songsongan masing-masing 5 orang.

Sementara Kecamatan Bandar Pulau,Air Batu dan Aek Kuasan masing-masing sebanyak 5 orang lalu disusul kecamatan Tanjung Balai 3 orang,Kecamatan Rahuning dan Sei Kepayang 2 orang serta Teluk Dalam,Tinggi Raja dan Sei Kepayang Timur sebanyak 1 orang.

Sedangkan Kecamatan Aek Ledong,Silau Laut dan Kecamatan Sei Kepayang Barat hingga saat ini belum ada masyarakat yang terpapar.(SB/ZA).