DPRDSU Usulkan Pemerintah Bentuk Lembaga Keuangan Syariah Desa

sentralberita|Medan~Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai Gerindra, Rahmat Rayyan Nasution melakukan kunjungan konsultasi ke DPR RI.

Kunjungan Rahmat Rayyan tersebut diterima Anggota Komisi VIII dari Fraksi Gerindra, M.Husni, SE.

Dalam pertemuan itu, Rahmat Rayyan menyampaikan usulan kepada pemerintah melalui DPR RI agar membentuk lembaga keuangan syariah di setiap kecamatan tanah air, khususnya Kabupaten Mandailing Natal (Madina) . Hal itu bertujuan demi percepatan laju roda perekonomian di tingkat desa.

“Dalam rangka percepatan roda perekonomian di masyarakat desa, perlu kiranya pemerintah mengefektifkan dan memaksimalkan Badan Wakaf Indonesia (BWI), terutama mengelompokkan masyarakat bidang ekonomi. Yakni salahsatunya , perlunya dibentuk lembaga BWI semacam lembaga keuangan syariah masyarakat desa,”kata Rahmat Rayyan, wakil rakyat dari pemilihan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) ini.

Sebab, jelas Rahmat Rayyan, jumlah masyarakat Indonesia mayoritas tinggal di desa . Sehingga perlu rasanya program kerja BWI diperluas dan lebih konsentrasi di desa , yang bertujuan untuk membangkitkan semangat bekerja dan bersaing ketat dalam bidang perekonomian di desa .

“Jika lembaga keuangan desa ini terbentuk, maka diyakini masyarakat desa akan terhindar dari permainan tengkulak saat dirinya kesulitan dalam menuhi kebutuhan pertaniannya.

Sebab dengan adanya lembaga keuangan tersebut, maka masyarakat desa akan meminta bantuan ke lembaga tersebut, yang diyakini tidak mencekik masyarakat,”katanya.

Selain usulan membentuk lembaga BWI di tingkat kecamatan hingga desa, Rahmat Rayyan juga menyampaikan kepada Komisi VIII DPR RI agar mendesak Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) agar mewujudkan programnya tidak hanya konsentrasi di perkotaan saja akan tetapi sampai ke desa-desa.

Terutama di bidang peningkatan Indeks Pembangunan Manusianya (IPM) disamping program-program lainnya, seperti bantuan peternakan , sarana pertanian, hingga bantuan pupuk.

Lebih lanjut Rahmat Rayyan dalam pertemuan dengan Anggota DPR RI asal pemilihan Sumut satu tersebut juga menyampaikan agar pemerintah meningkatkan kesejahteraan para guru agama dan penjaga rumah ibadah dalam suasana pandemi Covid-19. Hal ini bertujuan untuk percepatan pergerakan laju ekonomi masyarakat.

“Untuk itu, melalui Komisi VIII DPR RI kita berharap pemerintah agar memberikan bantuan langsung tunai, bukan hanya kepada guru agama yang terdaftar di Kementerian Agama saja. Namun juga memperhatikan kesejahteraan para penjaga rumah ibadah yang terdaftar di Kantor Urusan Agama (KUA) setempat,”katanya.

Menyikapi usulan anggota DPRD Sumut tersebut, M.Husni menyatakan akan menyampaikan dan memperjuangkan usulan tersebut agar dibahas di tingkat komisi.(SB/01)