Diduga Penyalahgunaan Narkoba, Petugas Bandara Kualanamu Amankan Rano Karno

sentralberita|Medan~Rano Karno warga Jalan Pukat I Junction, kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung, Sumatera Utara diamankan petugas Bandara Kualanamu , Deli Serdang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba, Rabu (7/10) pukul 08.00 Wib.

Informasi yang dihimpun, pria berusia 21 tahun ini diamankan petugas parkir Bandara Kualanamu dan pihak kepolisian di area Parkiran Terminal A Kedatangan Bandara Kualanamu.

Berawal dari kecurigaan petugas parkir melihat pengemudi mobil warna putih nopol BK 1853 VS melajukan dengan kecepatan tinggi dan memutari sekitaran lahan Parkiran Terminal A Kedatangan Bandara Kualanamu berkali-kali.

Setelah itu, mobil yang dikendarai tersangka berhenti di depan salah satu kantin yang berada dekat parkiran untuk membeli makanan dengan bertelanjang dada.

Petugas parkir bersama personil polisi yang curiga dengan sikap tersangka yang berlebihan seperti orang mabuk narkoba , kemudian melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan mobil yang dikendarainya.

Dari hasil pemeriksaan dari dalam mobil , petugas menemukan 1 (satu) bungkus plastik warna biru beserta 2 (dua) buah paket plastik kecil transparan berisi serbuk putih yang diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat total +/- 2,6 gram dan alat suntik beserta pipet.

Tersangka berikut barang bukti narkoba yang ditemukan dari dalam mobilnya selanjutnya di boyong ke kantor Avec Bandara Kualanamu untuk pemeriksaan lanjut.

Selain mengamankan barang bukti sabu, petugas bandara dan kepolisian juga mengamankan barang pribadi milik tersangka seperti empat unit handphone, uang , laptop dan mobil yang dikendarainya.

Tersangka kini sudah diserahkan petugas Avec Bandara Kualanamu ke Direktorat Narkoba Poldasu untuk proses lanjut.

Direktorat Narkoba Poldasu, Kombes Pol Roberta Da Costa saat dikonfirmasi wartawan membenarkan tersangka Rano Karno masih dalam pemeriksaan. “Ya, saat ini tersangka sudah di Polda. Petugas masih melakukan pemeriksaan dan akan melakukan pengembangan mengungkapkan asal narkoba milik tersangka,” terangnya. (SB/01)