BaraJP Medan Pastikan All Out untuk Kemenangan Bobby Nasution

Pengurus DPC BaraJP Kota Medan mendiskusikan acara deklarasi dukungan kepada Bobby Nasution.

sentralberita|Medan~DPC Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP) Kota Medan memastikan akan tampil habis-habisan (all out) untuk memenangkan Bobby Nasution dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan 2020.

Hal itu disampaikan Ketua DPC BaraJP Kota Medan, Ojak Simbolon, di Grand Keude Kupie Ulee Kareng Jalan AH Nasution Medan, Sabtu 24 Oktober 2020.

Ojak Simbolon mengatakan, pihaknya akan berjuang ke setiap kecamatan hingga kelurahan untuk meraup suara bagi Paslon Nomor Urut 2, Bobby Nasution-Aulia Rachman.

“BaraJP Medan di setiap kecamatan sudah memiliki keanggotaan. Dan ini turun langsung ke masyarakat di setiap kelurahan, untuk mensosialisasikan program prioritas dan visi misi yang diusung oleh Bobby Nasution-Aulia Rachman,” tuturnya.

Ojak juga memastikan pihaknya akan mendeklarasikan dukungan kepada Bobby Nasution. “Pada Rabu 28 Oktober 2020, kita sudah menjadwalkan untuk mendeklarasikan dukungan kepada Bobby Nasution, dan direncanakan Ketua Umum BaraJP, Victor Sirait juga akan hadir,” katanya.

Ojak Simbolon mengungkapkan, pihaknya mendukung Bobby Nasution karena ingin ikut untuk melakukan perubahan di Kota Medan. “Kita melihat, perubahan Kota Medan ada pada sosok Bobby Nasution dengan program kerja yang ditawarkannya,” ujarnya.

Sekarang ini, menurut Ojak, masyarakat Kota Medan dihadapkan dengan sosok pemimpin milenial, yang tanpa beban kegagalan di masa lalu, dengan keseriusannya menawarkan visi misi untuk mensejahterakan warga Kota Medan.

“Ayo kita dukung. Kami juga melihat sosok Bobby Nasution ini seorang yang berwawasan luas, dan tentunya Bobby Nasution ini memiliki link langsung ke pemerintah pusat yang akan memudahkannya untuk berkordinasi langsung dalam membantu percepatan pembangunan di Kota Medan,” terangnya.

Dia juga kembali menyinggung soal kegagalan kepemimpinan Dzulmi Eldin berpasangan dengan Akhyar Nasution.

“Akhyar Nasution adalah pemimpin yang mengecewakan, baik saat menjadi wakilnya Dzulmi Eldin, maupun saat menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, kontrak politik yang dijalin pada Pilkada 2015, tidak ada yang terealisasi,” ungkapnya.

Dikatakan, ada beberapa poin kontrak politik yang ditandatangani bersama Akhyar Nasution, diantaranya perbaikan infrastruktur Kota Medan. “Agar tidak lagi tergenang banjir, drainase dibangun ulang lebih mantap, jalan rusak penuh lobang diperbaiki dengan kualitas paling baik, tumpukan sampah di sembarangan tempat tidak terjadi lagi, jalan raya sering macet ditata baik, taman kota diperindah, pungli dalam berbagai bentuk ditindak, masyarakat dibuat lebih nyaman dan tenang,” ungkapnya.

Harapan masyarakat Kota Medan yang tertuang dalam kontrak politik, tegas Ojak, tidak terwujud. “Dukungan dari kami BaraJP, disia-siakan baik oleh Dzulmi Eldin dan juga Akhyar Nasution. Intinya Dzulmi Eldin maupun Akhyar Nasution, pemimpin yang tidak bisa mengemban amanah dan tanggungjawab yang dibebankan kepadanya,” tegasnya. (SB/01)