Bandrek Mencegah Corona

Sentralberita|Medan~SIapa yang tidak pernah minum bandrek. Agaknya semua orang pasti pernah meminumnya. Nah…ditangan Suriyono (48), minuman bandrek yang sehari-hari mangkal di Jl Setia Budi ( depan bank Mandiri Syariah ) Tanjung Sari ini sangat diminati warga Medan.

Pasalnya, minuman ini bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah, mencegah perut kembung, mengatasi masuk angin, mencegah tersumbatnya pembuluh darah.

Selain itu,” minuman penghangat berbahan dasar jahe ini ternyata bisa membantu mencegah virus corona yang sedang mewabah saat ini,” ujar Suriyono memulai obrolannya saat ditemui sentralberita.com, kemarin malam.

Menurut pria 5 orang anak ini, awalnya dia usaha minuman bandrek ini karena bandrek ini tidak akan pernah surut sampai 100 tahun ke depan. ” Saya yakin usaha kuliner saya bisa eksis ke depannya.

Apalagi minuman ini bermanfaat bagi kesehatan orang banyak,” ungkap mantan karyawan Perusahaan Asuransi Nasional yang memberanikan diri resign dari perusahaannya,”karena saya sudah bosan jadi karyawan.”

Setahun resign dari Perusahaannya. Suriyono memberanikan diri usaha minuman bandrek di tahun 2012. ” Awalnya saya beli franchise Bandrek Sahib. Hingga 9 tahun saya beli franchise itu.

Akhirnya, saya ingin mandiri. Sejak 1 Agustus kemarin saya melepaskan franchise Sahib dan berganti nama jadi Bandrek Cendana,” papar suami dari Emmi Luisa Situmorang ini lugas.

Cendana sendiri, kata Suriyono, melambangkan orang yang trampil, ulet dan kompeten. ” Nama Cendana memiliki nama yang bagus dan akan membantu seseorang menjadi lebih percaya diri dan lebih bersemangat. Juga bermanfaat untuk orang banyak,” ujar Suriyono menjelaskan ada 5 cabang lokasi bandreknya di seputaran Kota Medan.

Bandrek Cendana adalah sejenis minuman tradisional khas India yang dimasak dengan bahan kaya rempah. ” Resepnya dari rempah pilihan dan tentunya dengan bahan yang terbaik. Yang ada di dalam negeri mau pun rempah yang di import.

Bandrek kami mempunyai rasa aroma rempah yang kuat, khas dan unik karena diselipi rempah rahasia sehingga wanginya terasa dan bikin nagih, ” ungkap Suriyono menambahkan ada beberapa varian rasa yang ditawarkan,” bandrek original, susu, susu telur dan ada varian baru yakni bandrek kacang hijau dan bandrek jagung.”

Selain bandrek, Suriyono juga menyediakan TST, teh tarik, kopi tarik, puding telur setengah matang, bubur kacang hijau, bubur jagung dan bubur campur.

Harga bandrek original dibandrol Rp 10 rb/gelas, bandrek kacang hijau rp 12 ribu, bandrek jagung rp 12 ribu dan lain-lain. Buka out let sejak pukul 18.30 hingga 02.00 dinihari. Dengan didukung oleh 12 orang karyawan.

Saat covid melanda Indonesia. ” Sekitar Maret hingga Juni memang omzet turun drastis hingga 70%. Begitu pun Alhamdulillah sejak Juli hingga saat ini penjualan mulai normal kembali,” aku Suriyono lega.

Namun,” kami tetap melakukan protokoler kesehatan. Pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak,” kata Suriyono yang juga melayani pesanan via aplikasi transportasi online.

Walau penjualan sudah terbilang membaik. Tapi,” sejak covid orderan untuk acara hajatan, meeting karyawan kantor, arisan dan lain-lain sama sekali tidak ada lagi. Namun, Alhamdulillah untuk acara wirid dan Pengajian masih ada sampai sekarang,” aku Suriyono sumringah.

Dengan banyaknya pengusaha minuman bandrek Suriyono menanggapinya dengan respon yang cukup baik.

” Namanya rezeki tentu sudah ada yang ngatur. Saya sebagai manusia biasa dituntut untuk berdoa dan menjemput rezeki. Masalah persaingan dengan pengusah bandrek yang lain tentu akan dihadapi dengan menjaga pelayanan dan kualiyas rasa bandrek agar rasa bandrek saya tetap disukai orang dan digemari banyak orang,” tutur Suriyono.

Dalam berbisnis bandrek ini pengalaman yang berkesan bagi Suriyono saat seorang dokter memberi penilaian tentang bandrek ini.

Menurut Suriyono, dr Suherdy seorang dokter yang biasa menangani penyakit spesialis dalam di RSU Tengku Peukan ( RSUTP ), Kabupaten Aceh Barat Data, Aceh mengatakan salah satu cara untuk menghindari virus vorona salah satunya dengan minum bandrek ini, sebab minuman ini memiliki proteksi ( perlindungan ) yang paling bagus,” pungkas Suriyono yang kelak akan mewariskan bisnis bandrek ini pada anak cucunya.

( SB/DS)