Sat Polair Polres Tanjung Balai Sosialisasikan Patuhi Prokes di Kapal

Sat Polair Patroli Perairan, Sabtu (5/9/2020) di Asahan Tanjung Balai Asahan melakukan pengawasan dan antisipasi terhadap kapal yang mengangkut TKI dan kapal yang diduga membawa barang ilegal atau barang yang dilarang keluar & masuk melalui perairan Tanjung Balai, Sabtu (5/9/2020).

Kapolres Tajungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira menyampaikan, Personil Patroli KP II-2027 Sat Polair Polres Tanjung Balai Bripka Janda, Bripka AS Damanik, sebelum melakukan pemeriksaan terhadap kapal Petugas patroli melakukan pemeriksaan Suhu Tubuh Awak kapal dengan menggunakan alat Termo Scan.

Selanjutnya Komandan Kapal Patroli Sat Polair Polres Tanjung Balai Melaksanakan  Public speaking berupa Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru tentang Pencegahan Virus Corona Kepada Masyarakat Awak kapal Nelayan Kota Tanjung Balai, agar Masyarakat Tetap Mengikuti Perkembangan Covid-19 dengan Memakai Masker,Menjaga Jarak,
Mencuci Tangan Menggunakan Sabun dengan Air Mengalir

Menerapkan Pola Hidup Bersih Sehat,etap Menjaga Kebersihan Pribadi dan Lingkungan dan Apabila akan berlayar agar selalu Periksa mesin, kelengkapan kapal dan melengkapi dokumen kapal sebelum berlayar.

Dalam pelayaran utamakan  keselamatan dengan cara melengkapi alat-alat keselamatan berlayar seperti JAKET Pelampung dan Ring boy, APAR dan Kotak P3K.

memberikan informasi jika ada mengetahui ada masyarakat atau orang (TKI Ilegal) yang masuk dengan cara menumpang di kapal pengangkutan/ kapal ikan serta juga kapal yang mencurigakan membawa barang2 illegal seperti Ballpress dan narkoba.

Sekira pukul 13.30 wib, KP II-2027 melakukan pengejaran dan penghentian terhadap satu unit kapal diposisi koordinat : N  2° 59′ 15. 5292″E  99° 51′ 15.1848″dan terhadap kapal dilakukan pemeriksaan, kapal jenis pengangkutan

Adapun nama kapal tersebut adalah KM.Berkat jaya 99 GT 18 NO 3449/Ppb yang di nakhodai oleh Sri kumpul lubis datang dari Panipahan tujuan Tanjung Balai.

Hasil pemeriksaan okumen kapal lengkap, Abk / penumpang 4 orang
, Muatan kapal Barang bekas (butut), tidak ada ditemukan barang – barang yang ilegal atau yang melanggar hukum.(SB/01)