Rakor Terpadu se-Kepulauan Nias: Disiapkan Rumah Isolasi & Kapal Masuk Dialihkan Selama 14 Hari

sentralberita|Nias, Sabtu tanggal 19 September 2020 bertempat diruang rapat Kantor Walikota Gunungsitoli telah dilaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Terpadu Penanganan Pencegahan Covid-19 di wilayah Kepulauan Nias dengan dipimpin Danrem 023/KS beserta Satgas Covid-19 Prov. Sumut bersama FORKADA se-Kepulauan Nias.

Kapolres Nias, AKBP Wawan Iriawan, S.I.K. menyampaikan hasil Rapat tersebut antara lain:

1.Bahwa rakor yg dilaksanakan tindak lanjut dari rapat Forkompimda Sekepulauan Nias sebelumnya dengan Satgas penangan covid-19 Pemprov Sumut dipimpin oleh Danrem Sibolga.

2.Bahwa pelaksanaan tugas terpadu penanganan covid – 19 sekepulauan Nias melibatkan seluruh personil dari Para SKPD / OPD hadir pada Rakor sekarang ini dan nama personil masing masing yg terlibat sesuai kebutuhan diserahkan ke Pasi Ops Satgas Prov. Sumut dan akan diploting sesuai dgn Zona Kab/Kota yang sudah ditentukan oleh Dan Satgas.

3.Bahwa kegiatan Satgas Penanganan Covid-19 di Kepulauan Nias sudah dimulai padad hari senin, 21 September 2020 yang diawali di pintu masuk pelabuhan laut angin gunungsitoli ( pelabuhan roro gunungsitoli idanoi selama 14 hari ditutup Kapal yang masuk dialihkan ke pelabuhan angin Gunungsitoli ) dan pelabuhan udara Binaka serta dilakukan operasi yustisi / pendisplinan masyarakat oleh Team terpadu termasuk pemeriksaan Test Swab & Rapid Test.

4.Bahwa di wilkum Polres Nias telah disiapkan rumah isolasi di Hotel Carlita, Hotel Nasional dan Hotel Soliga di wilayah Kota Gunungsitoli bagi warga yg hasil rapid test reaktif, swab positif namun tanpa gejala dilakukan isolasi di tempat yang telah tersedia dan dijaga oleh team terpadu serta yg hasil pendataan warga yang selama ini hasil rapid testnya reaktif dan juga positif covid-19 dilakukan penjemputan oleh Team terpadu dan diinapkan dirumah isolasi yngg tersedia diatas.

5.Pasien Positif Covid – 19 yang memiliki gejala sedang dan berat segera dirujuk ke RSUD Kota Gunungsitoli.

6..Bahwa saat ini RSUD Kota Gunungsitoli hanya memiliki 186 (seratus delapan puluh enam) buah alat Test TCM dan ini merupakan pengiriman terakhir dari Kemenkes RI karena stok habis ( Amerika serikat dan Swedia sebagai negara produsen Test TCM tidak melakukan ekspor ke negara lain ), sehingga gugus tugas segera mencarikan solusi Test Covid – 19 yg lain.(SB/01)