GNPF Ulama Sumut Gugat KPU ke PN Medan

sentralberita|Medan~Gerakan Nasional Pembela Fatwa Ulama (GNPF-Ulama) Sumatera Utara menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan dan Badan Pengawas Pemilihan Umum ke Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (16/9).

Gugatan ini didaftarkan langsung oleh kordinator tim advokat hukum GNPF-Ulama Sumut, dan didampingi majelis Muhajidin Kota Medan, Liga Muslim Indonesia Sumut, dan Darul Maslaha

Ketua GNPF-Ulama Sumut, Tumpal Panggabean mengatakan, gugatan terhadap KPU Kota Medan dan Bawaslu Kota Medan merupakan bagian dari upaya menuntut penundaan Pilkada Kota Medan 2020 yang telah digulirkan oleh GNPF-Ulama Sumut melalui Pokja Pilkada sejak awal Maret 2020.

“Penyelenggaraan Pilkada Kota Medan 2020 terhadap beresiko tinggi
penularan/penyebaran Cpvid-19. Kota Medan bakal menjadi kuburan massal bagi korban-korban yang dikhawatirkan berjatuhan,” tegasnya.

Sementara kuasa hukum GNPF Ulama Sumut Raja Makayasa Harahap mengatakan, ada 10 orang warga yang melakukan gugatan tersebut yang kesemuanya merupakan warga Kota Medan.

“Gugatan ini dilakukan berdasarkan prosedur class action sehingga kepentingan penggugat sudah mewakili hak-hak masyarakat lainnya,” ujarnya.

Karena itu, lanjutnya, dengan adanya gugatan tersebut juga bisa mengundang girah masyarakat Kota Medan yang pemahamannya, ideologinya sama dengan masyarakat yang melakukan gugatan.

Ia menambahkan, setelah gugatan didaftarkan, langkah selanjutnya akan menyurati lembaga-lembaga terkait agar permohonan tersebut dilakukan.(SB/FS)