Warga Perumahan BTN Kecewa, Pasokan Air PDAM Tirta Bulian Kotor & Bau

Terlihat Air Yang dikirim Pihak PDAM TIRTA BULIAN Tebingtinggi ke pelanggan kotor dan kumuh.

sentral berita | Tebingtinggi~Masyarakat Kota Tebingtinggi, khususnya warga Perumahan BTN Purnawirawan Kelurahan Bulian Kecamatan Bajenis, sebagai pelanggan air minum milik PDAM Tirta Bulian, kecewa dan marah. Pasalnya, pasokan kiriman air yang diterima, kotor dan bau limbah.

Hal tersebut disampaikan Anjas Siregar (54), Riswansyah (52), Helda (37), Purnawati (41), Ratih (40) dan beberapa warga lain pada wartawan, Selasa (11/8) siang.

Tadi pagi saat saya buka kran air untuk masak dan mandi, air sangat kotor dan berbau. Akibat air kotor dan bau, kami sekeluarga tidak mandi dan istri saya tidak masak, ” kata Anjas dan beberapa warga lain.

Selain air yang kami terima kotor, pembayaran rekening yang saya terima sangat mahal sekali, padahal saya menyewa rumah dan warga miskin mengunakan rekening tipe R2 dengan hanya bak air satu dan kecil, ” jelas Purnawati.

Untuk itu, kami meminta kepada pihak PDAM Tirta Bulian, agar memberikan pasokan air yang layak bagi pelanggan. Karena, air merupakan kebutuhan kami sehari hari dan kami juga membayar bukan gratis , sebut warga.

Lanjut warga, kami bermohon dan meminta kepada pihak Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi, agar meninjau dan memantau pelayanan pasokan atau kiriman air milik PDAM Tirta Bulian kepada masyarakat sebagai pelanggan. Janganlah air yang kami terima sangat kotor dan bau, karena air sangat kami perlukan untuk kebutuhan sehari hari, harap warga.

Terpisah, Direktur PDAM Tirta Bulian, Khairuddin, saat dikonfirmasi wartawan masalah air kotor yang diterima warga melalui ponsel selulernya mengatakan, pihaknya akan segera meninjau ke lokasi dan segera memperbaikinya, sebut Khairuddin.

Sementara, Sekda Kota Tebingtinggi, Muhamammad Dimiyati, saat dikonfirmasi wartawan melalui perpesanan singakt WhatsApp ponsel selulernya membalas , ” Sudah diteruskan pada Dir PDAM untuk ditindaklanjuti, ” jawab Dimiyati. (SB/imran).