Truck Tanpa Pengaman, Kanitlantas Ingatkan Supir Memasang Jaring Penutup Buah

Salah satu truck pengangkut TBS saat melintas di depan Unitlantas Polsek Kualuh Hulu, Aekkanopan.

sentralberita|Labura ~ Bebasnya Truck Pengangkut Tandan Buah Sawit (TBS) melintas dijalinsum tanpa memasang jaring pengaman atau penutup buah guna menghindari resiko kecelakaan.

Ironisnya para supir truck lalulalang mengangkut TBS dengan kondisi muatan buah yang menjulang tinggi, melebihi batas muatan gerobaknya dan melintasi unitlantas Polsek Kualuh Hulu tanpa menghiraukan resiko kecelakaan bagi pengguna jalan lainnya.

Iyan Hendri (49) Warga Aekkanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) berkomentar pada awak media, ngerih dan takut jika selisih dengan truck membawa buah sawit.

Sudah muatannya tinggi dan tanpa dipasang jaring penutup buah. Kalau saja muatannya ada yang jatuh dan menimpa pengendara lainya, bisa fatal akibatnya. Ujarnya.

Hal senada dikatakan oleh pengguna jalan lainnya, Kurnianto (42) Warga Kelurahan Aekkanopan, minggu (9/8/2020).

“Memang sudah seharusnya para supir truck pengangkut TBS memasang tali jaring penutup buah, untuk menghindari resiko kecelakaan. Apalagi yang terlihat angkutannya banyak didominasi pihak Perkebunan dan serta Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Masa iya perusahaan besar tidak bisa memfasilitasinya”. Tandasnya.

Terkait hal ini kru media coba mengkonfirmasi melalui pesan WhatsApp (WA) pada Kanitlantas Polsek Kualuh Hulu IPDA Eko Sanjaya, apakah sudah ada himbauan atau sosialisasi pada supir truck pengangkut TBS agar selalu memasang jaring pengaman untuk menghindari resiko kecelakaan ?

Kanitlantas Polsek Kualuh Hulu IPDA Eko Sanjaya mengatakan, info ini akan kami tindaklanjuti dan kami akan ingatkan para supir truck pengangkut TBS untuk memasang jaring penutup buah, demi kebaikan berasama. Ucapnya singkat. (SB/wan)