Pencuri Sarang Walet Babak Belur Ditangkap Warga

Pelaku pencuri sarang burung walet saat diamankan petugas.

sentral berita | Tebingtinggi~ Kasus pencuri sarang burung walet kembali terjadi di Tebingtinggi,kali ini pelaku bernama Nopriadi alias Nopri (36) warga Jalan Simalungun Kelurahan Satria Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi,Kamis malam (6/8)sekitar pukul 21:30 Wib,babak belur  di Hajar warga, setelah kedapatan  mencuri sarang burung walet,di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Satria, Kecamatan Padang Hilir kota Tebingtinggi.

Kapolres Tebingtinggi AKBP James P Hutagaol bersama kasat Reskrim AKP. Wirhan Arif SH melalui Kasubbag Humas AKP J Nainggolan,kepada wartawan membenarkan,gedung sarang burung walet milik korban bernama Arifin Tahar warga Jalan T Fahruddin Kelurahan Lubuk Pakam Pekan Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang,di bobol maling,dan pelaku beserta barang bukti sudah kita amankan dan Masi dalam pemeriksaan petugas satres Polres Tebingtinggi.

Kasubbag menambahkan, kronologis kejadian bermula pada hari Kamis tanggal (6/8) pukul 21.30 Wib, pelapor sedang berada dirumahnya dan menerima Telepon dari saksi Muhammad Toha yang saat itu sedang jaga malam di Komplek  Perumahan Burung Walet Jalan Imam Bonjol Kelurahan Satria Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi.

 Kemudian saksi Muhammad Toha melalui telepon melapor bahwa disekitar gedung sarang Walet ada orang yang tidak dikenal. Lalu korban menjawab, ” lihat aja dulu dan pantau,”  jawab korban sembari menutup telepon.

Lalu saksi Toha kembali menghubungi korban dan menyuruh agar korban segera datang ke komplek gudang sarang walet. Dan pada waktu berbicara ditelpon korban mendengar suara ‘jangan dimasa, jangan dimasa’. Mendengar itu korban langsung berangkat menuju Komplek Gudang Sarang Walet miliknya, kata Kasubbag.

Lanjutnya,sesampai di komplek Gudang Sarang Walet miliknya , korban melihat pelaku sudah diamankan Polisi berikut barangbukti bambu,  sarang walet serta tali. Kemudian korban membuat laporan pengaduan ke Polres Tebingtinggi dan akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 5.000.000.

Atas perbuatanya pelaku di kenai pasal  Percobaan Pencurian Pemberatan sesuai Pasal 363 ayat 1 ke 5e KUHP jo Pasal 53 ayat 1 dari KUHP “, tandas AKP J Nainggolan. ( SB/imran)