Soal Baznas Asahan, Ketua MUI Minta Pengurus Audit Secara Total

sentralberita|Kisaran~Desakan untuk pengauditan dana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Asahan dibawah kepemimpinan H.Surya,Bsc Priode 2011-2014 terus bergulir,kali ini desakan agar dilakukannya audit datang dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI ) Kabupaten Asahan,H.Salman Tanjung.

“Karena ini dana ummat dan agar ada ketransparananya,saya akan minta kepada pengurus yang sekarang untuk BAZNAS kabupaten Asahan ini diaudit secara total, baik di kepengurusan saat ini maupun dari sejak kepengurusan yang sebelumnya.” Ujar H.Salman Tanjung saat dihubungi via Celuller,Kamis,(9/7/2020).

Menurut Salman,baik secara pribadi maupun kelembagaan dirinya sangat mendukung wacana pengauditan seperti dengan adanya permintaan dari beberapa ulama serta tokoh masyarakat yang meminta diadakannya audit secara besar-besaran terhadap keuangan BAZNAS setempat yang selama 9 tahun tidak pernah diaudit sejak masa kepemimpinan Wakil Bupati Asahan, Surya BSc (2011-2014) hingga masa vakum tanpa kepengurusan (2015-2019).

“Akan saya coba untuk mengkomunikasikan aspirasi tersebut kepada pengurus BAZNAS kabupaten Asahan yang baru, karena menurutnya aspirasi umat yang meminta keuangan dana ZIS tersebut adalah hal yang wajar.”Ungkapnya.

Menurut H.Salman Tanjung,sebenarnya beliau pernah mrndapat kabar bahwa pengurus Baznas yang baru pernah mewacanakan akan melakukan audit dalam waktu dekat, akan tetapi karena terbentur pandemi ini maka menjadi terkendala.

“Tapi kita belum mengetahuinya,apakah wacana melakukan audit tersebut hanya sebatas masa kepemimpinan sekarang atau juga mencakup laporan keuangan dimasa kepemimpinan sebelumnya.”Ujar H.Salman.

Insya Allah dalam waktu dekat ini setelah saya pulang dari kampung,saya akan menyampaikan Aspirasi ini kepada pengurus yang baru,agar dana Baznas secara total diaudit secara besar-besaran sehingga pengelolaan dana Baznas selama ini menjadi jelas dan transparan.Tutup H.Salman Tanjung.

Pada pemberitaan sebelumnya dijelaskan,selama lebih kurang 9 tahun mulai masa kepemimpinan H.Surya,Bsc di priode 2011-2014 hingga masa vakum tahun 2015-2019,Baznas Kabupaten Asahan tidak pernah dilakukan audit oleh Auditor Publik dan tidak disalurkan.

Hal itu sesuai dengan pengakuan dari ketua Baznas Asahan yang baru H.Ansa’ari Margolang yang mengatakan bahwa pada saat dilaksanakan serah terima keuangan dan aset dari pengurus lama ke pengurus yang baru ada anggaran Baznas ada tersimpan disalah satu Bank sebesar Rp.22 Milyar lebih.(SB/ZA).