Hayim SE Minta Anggaran yang Diusulkan Dalam Pilkada Terkait Covid-19 Ditinjau Penggunaannya

sentralberita|Medan~Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Hasyim SE mengakui, Bawaslu merupakan bagian dari penyelenggara pemilu.

Untuk mensukseskan Pilkada 2020, sudah seharusnya tetap menerapkan protokol kesehatan. Seperti penggunaan handsanitizer, masker, sarung tangan, menjaga jarak dan lainnya.

“Memang dulu sebelum Covid-19, Bawaslu tidak menganggarkan pengadaan APD untuk Pilkada 2020. Nah, untuk sekarang ini memang sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan di tengah pandemi covid-19,”ujar Hasyim pada wartawan di ruangannya, Rabu (22/7/2020).

Hal ini disampaikan Hasyim, Se terkait penambahan anggaran yang diajukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan sebesar Rp 4,1 miliar untuk Alat Pelindung Diri (APD).

“Memang dulu sebelum Covid-19, Bawaslu tidak menganggarkan pengadaan APD untuk Pilkada 2020. Nah, untuk sekarang ini memang sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan di tengah pandemi covid-19,”ujar Hasyim pada wartawan di ruangannya, Rabu (22/7/2020).

Namun untuk tambahan anggaran Rp 4,1 miliar, pimpinan dewan ini menilai anggaran tersebut cukup besar. “Harus dilihat dulu apa saja kebutuhannya, berapa banyak petugas yang menggunakan.

Mungkin juga ini untuk Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), tapi harus jelas dirincikan berapa banyak yang menggunakan.

Disini kita minta Pemko Medan mengkaji lebih dalam kebutuhan-kebutuhan seperti itu, karena banyak juga kebutuhan untuk bantuan sosial ke masyarakat yang terdampak pandemi,”kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini. (SB/01)