Terkait Pembangunan Rumah Pribadi Bupati ,Ketua DPD Pekad IB Asahan Nilai Sangat Memalukan

sentralberita-Kisaran~Setelah dituding sebagai pimpinanan yang haus akan jabatan oleh salah seorang praktisi Hukum Hidayat Afif,SH karena tindakannya yang membangunan/ merehab rumah pribadi miliknya diduga telah melanggar Perbub nomor 1 Tahun 2012 tentang batas sempadan dan mengurus Surat Ijin Mendirikan Bangunan ( SIMB ) setelah bangunan hampir rampung.

Bupati Asahan H.Surya,Bsc kembali mendapat kecaman,kali tudingan datang dari Ketua DPD Pekad IB Kabupaten Asahan Syaid Muhsyi (foto) yang mengatakan,

kalau tindakan yang dilakukan oleh orang nomor satu di Kabupaten Asahan tersebut suatu tindakan yang sangat memalukan karena tidak mematuhi peraturan yang berlaku di kabupaten yang dipimpinnya.

“Apa yang telah dilakukan oleh H.Surya,Bsc adalah tindakan yang sangat memalukan dan mencederai hati rakyat,karena selaku Bupati Asahan dirinya tidak mematuhi peraturan yang berlaku di kabupaten yang

dipimpinnya dan seharusnya dia menjadi contoh bagi masyarakatnya.” Ujar Syaid Muhsyi kepada sentralberita.com saat ditemui di salah satu Warkop,Senin (1/6/2020).

Lebih jauh Syaid menjelaskan,seharusnya selaku Bupati Asahan dirinya lebih mengerti akan peraturan yaitu setiap masyarakat atau individu yang ingin membangun atau merehab rumah harus mengurus Surat Ijin Mendirikan Bangunan ( SIMB ) terlebih dahulu baru dimulai pelaksanaan pembangunannya bukan membangun dulu baru diurus ijinnya.

“Masak sekelas Bupati setelah diributi pembangunan rumahnya yang sudah hampir rampung baru teringat untuk mengurus SIMB nya,sangat memalukan kali lah.” Cibir Syaid.

Terkaid adanya dugaan pembangunan rumah milik Bupati Asahan H.Surya,Bsc yang diduga melanggar Perbub nomor 1 tahun 2012 tentang batas sempadan karena dinding tembok dibagian samping sebelah kanan bangunan rumah tersebut hanya berbatas lebih kurang 1 meter dari parit,

Syaid menegaskan kalau hal itu suatu tindakan yang lebih parah lagi.” Peraturan itu untuk ditegak bukan untuk dilanggar,kalau sekelas Bupati saja mau melanggar peraturan bagaimana pula rakyat.”ujar syaid sambil menggelengkan kepala.

Ditegasnya,kalau memang pembangunan rumah tersebut ada melanggar Perbub nomor 1 tahun 2012 dirinya meminta pihak Sat Pol PP Kabupaten Asahan selaku penegak Peraturan daerah ( Perda ) untuk mengambil tindakan sesuai petaturan yang berlaku.

“Jika didalam pelaksanaannya ada ditemukan pelanggaran Perbub,saya minta kepada pihak Sat Pol PP Kabupaten Asahan selaku penegak Perda untuk mengambil tegas,kalau memang harus dibongkar segera laksanakan,jangan pula karena bangunan itu milik Bupati mereka takut menegakan peraturannya.” Tegasnya.

Pada pemberitaan sebelumnya disebutkan,pembangunan rumah pribadi milik Bupati Asahan H.Surya,Bsc di jalan Batu Permata Kelurahan Sidodadi Kecamatan Kota Kisaran Barat diduga melanggar Perbub nomor 1 tahun 2012 tentang batas sempadan dan didalam pelaksanaannya ditemukan

kesalahan yang Surat Ijin Mendirikan Bangunan ( SIMB ) nya dibuat setelah bangunan hampir mencapai 50 hingga 60 persen hal itu terbukti dengan diterbitkannya SIMB bernomor 503/IMB/DPM PPTSP/0016/V/2020 tertanggal 28 Mei 2020 atas nama H.Surya,Bsc, luas 179 M2 dan tinggi 3,80 meter.( SB/ ZA).