Nasi Pecel Madiun Sekali Coba Pasti Ketagihan

sentralberita|Medan~Di tangan pria bernama Aulia Andri ini diyakininya Nasi Pecel Madiun bisa jadi salah satu menu pilihan kuliner buat orang Medan.

” Saya lihat Nasi Pecel Madiun ini belum ada dijual di Medan. Kalau orang Medan biasanya jualnya lontong pecal. Jarang pake nasi.Tapi, kalau saya jualnya sekalian Nasi Pecel.

Ditambah Madiun karena asal nasi pecel ini dari Madiun. Makanya, saya yakin ini adalah celah pesar yang mungkin bisa saya raih,” ujar mantan wartawan ini.

Apakah Anda yakin Nasi Pecel Madiun ini diminati orang Medan?. ” Oh yakin lah, karena kuliner yang saya jual ini adalah kuliner sehat. Yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

Apalagi di saat Corona ini. Karena Nasi Pecel ini sarat dengan asupan sayur-sayuran.

In Shaa Allah, saya yakin akan banyak orang mencari pecal untuk dikonsumsi sehari-hari,” harap Andri menginginkan wabah virus Corona segera berlalu.

Ditengah wabah pandemik virus corona ini, Aulia Andri, memberanikan diri melakukan soft opening Warung Nasi Pecel Madiun, kemarin di kantor pusatnya Jl Danau Marsabut.

Setelah dua gerai dibuka di Jl T Amir Hamzah dan Warung K Jl Sei Batang Hari. Setelah itu akan menyusul 5 gerai lagi. Rasa Nasi Pecel made in Andri ini sangat khas.

Ada nasi, dicampur dengan paduan sayur mayur, tahu, tempe ditambah bumbu pecal dan ikan asin serta peyek. Kalau untuk rasa jangan ditanya yang pasti sekali coba akan ketagihan.

“Untuk bikin pecalnya ini sudah ada orangnya. Seorang pria bernama Andika Wahyudi. Beliau suku Jawa juga. Teman saya. Biasanya kalau bikin pecal itu yang jago dari suku Jawa,” kilah ayah dua orang putri ini sambil terkekeh.

Harga Nasi Pecel Madiun ini dibanderol Andri Rp 12 ribu/porsi untuk makan di tempat. Dan, Rp 15 ribu untuk take away. Andri juga sekaligus menjual bumbu pecal. Jika mau order ongkirnya cuma rp 3 ribu di antar ke tempat.

Motto Aulia, dengan harga yang murah, kuliner lokal, makanan menyehatkan dan marketnya juga jelas.

Kenapa Anda tertarik menggeluti bisnis kuliner sekarang? ” Berniaga itu kan Sunnah Rasulullah. Saat ini saya memiliki beberapa usaha yang kini saling menopang. Memang sih kecil-kecilan saja. Tapi, Alhamdulillah semua bisnis saya tetap berjalan,” aku mantan anggota Bawaslu Prov.Sumut ini

Menurut Andri, untuk gerai selanjutnya akan didirikan dengan kemitraan. ” Jadi investor bisa memberikan investasi dan kami akan memberikan profit tiap bulan. Jadi, istilahnya sharing profit dengan investor,” papar pria yang pernah bertugas sebagai satff assisten di DPR RI.

Kali ini, kata Andri, mereka akan fokus ke Nasi Pecel dulu. Walaupun,” ada beberapa bisnis lain yang juga akan dijalankan. Jadi pecel ini salah satunya.

Ya, kita lihatlah perkembangannya. Tapi, tetap di kuliner,” ungkap Andri menjelaskan untuk fokus dan sukses semua itu harus dengan usaha dan doa,” setelah itu kita menyerahkan diri sepenuhnya atas rencana Allah.”( Debbi Safinaz )