Menjadi Perantara Suap, Samsul Fitri Divonis 4 Tahun Penjara

sentralberita|Medan ~Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan hukuman selama 2 tahun penjara terhadap Syamsul Fitri,

selaku Kasubbag Protokoler Pemko Medan karena terbukti melakukan suap kepada Wali Kota Medan non aktif HT Dzulmi Eldin dalam sidang yang digelar diruang Cakra II PN Medan, Kamis (4/6/2020).

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan hukuman pidana penjara selama 4 tahun denda sebesar Rp250 juta.

Dengan ketentuan apabila tidak dibayar akan digantikan hukuman selama Dua bulan kurungan,” ucap ketua Majelis Hakim, Abdul Azis dalam putusannya.

Selain pidana penjara, Syamsul juga dihukum membayar denda sebesar Rp 250 juta subsider dua bulan kurungan.

Majelis hakim menilai terdakwa Syamsul Fitri terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana diatur dalam Pasal 12 huruf a UURI No 31 Tahun 1999

tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UURI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana juncto Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Vonis tersebut lebih rendah 1 tahun dari tuntutan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK.

Sebelumnya Jaksa meminta majelis hakim agar terdakwa Syamsul Fitri dihukum 5 tahun penjara dan denda Rp250 juta subsider 2 bulan kurungan dalam sidang yang digelar di ruang Cakra II PN Medan, Senin (4/5/2020) lalu.

Jaksa berpendapat Syamsul telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi suap terhadap Wali Kota Medan nonaktif Dzulmi Eldin.

Atas putusan itu, baik tim penasehat hukum terdakwa maupun JPU menyatakan pikir-pikir untuk melakukan upaya hukum banding. (SB/FS)