Warga Antusias Sholat Ied di Masjid Darul Haq Bandar Khalifah

sentralberira|MedanDi tengah pandemi Covid – 19, warga Desa Bandar Khalifah tetap antusias melaksanakan Sholat Id di Masjid Darul Haq 1 Syawal 1441 yang jatuh pada Minggu (24/5)

Pantauan sentralberia.com , jamaah datang berbondong-bondong tidak terlihat ada kekhawatiran, sehingga warga tampak membludak bahkan hingga berada ke badan jalan Guru Suman di depan masjid Darul Haq.

Ketua Badan Kenaziran Masjid Darul Haq Sarno Sp dalam sambutannya dihadapan seribuan jamaah mengatakan,pada tahun ini masjid Darul Haq menerima lebih 4 ton beras zakat Fitrah dan Rp47 juta zakat harta yang disampaikan kepada yang mustahaq menerimanya.

” Kami dari BKM mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan untuk menyampaikan zakatnya kepada yang mustahaq”,ujar Sarno.

Sarno juga meminta para jamaah agar tetap saling menghargai di tengah kondisi pandemi ini.

” Meski ada dari jamaah kita yang tidak berkenan untuk bersalaman ,maka kita harus tetap saling menghargai”,ujar Sarno.

Sementara itu,Muhammad Taufiq Fadhli SHi dalam khutbahnya mengatakan, Ramadhan dan Idul Fitri kali ini terasa berbeda,karena dunia sedang dilanda virus Corona .

Namun demikian semangat beribadah tidak kendur,karena bagi Umat Muslim yang beriman hal ini adalah ujian yang harus diterima dengan lapang dada.

Al ustadz juga dalam uraian khutbahnya mengatakan ada kegembiraan dan sekaligus kesedihan saat kita melepas Ramadhan ini.

“Bagi orang yang selama Ramadhan ini khusuk dalam ibadah dan tetap mengirimkan doa bagi keluarga,orangtua yang sudah meninggal dunia,maka ini adalah sangat indah dan merupakan kegembiraan,namun bila orangtua atau anggota keluarga yang telah meninggal sama sekali tidak kita doakan maka arwah mereka akan menangis bersedih pergi kembali ke kuburnya”,ujar uztad muda itu.

Diakhir khutbahnya,uztad Taufiq berpesan,agar jamaah masjid Darul Haq tetap semangat dan tetap menjalin silaturrahmi dengan keluarga,tetangga meski di tengah ancaman covid-19,tentu dengan tetap mengedepankan protokoler kesehatan yang dianjurkan pemerintah.(SB/01/ FS)