Seorang Warga Kampung Huraba Tewas Menyusul Bentrok Antar Kampung di Tapsel

sentralberita|Tapsel~Seorang warga Kampung Huraba tewas menyusul terjadinya bentrok antar Kampung/Dusun Huraba dengan Dusun Pintu Langit Julu di Desa Huraba, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan,Selasa (26/5) malam.

Informasi yang diperoleh, perkelahian antar kampung ini berawal saat dua orang warga Pintu Langit Julu mengendarai sepedamotor melintas hendak kembali ke kampungnya.

Namun di Kampung Huraba, keduanya dihadang oleh pemuda setempat dengan alasan knalpot sepedamotor yang bersangkutan terlalu berisik.

Saat itu terjadi percekcokan, hingga kedua warga Pintu Langit Julu ini dikeroyok oleh pemuda Kampung Huraba.

Menyikapi kejadian tersebut, aparat desa di Kantor Desa Huraba menempuh upaya mediasi antar kedua belah pihak bertikai, termasuk kepada keluarga korban, bahkan surat perdamaian sudah dibuat.

Sekitar pukul 22:00, sekelompok warga Pintu Langit Julu melakukan penyerengan ke Kampung Huraba, dengan melakukan pelemparan batu.

Saat itu, korban Samson Sitompul, 42, warga Kampung Huraba, bersama tiga rekannya sedang duduk-duduk di Pasar Huraba, tiba-tiba mendapat serangan lemparan batu.

Seketika keempatnya berlari untuk menyelamatkan diri dari hujan batu. Namun naas, saat berlari Samson Sitompul terjatuh dan tubuh bagian dagu/leher menghantam pondasi yang ada di pinggir jalan di dekat Puskesmas Huraba, hingga menyebabkan korban meninggal.

Polisi yang mendapat informasi, langsung turun ke lokasi kejadian guna mensterilkan situasi. Tampak Kapolres Tapsel, AKBP Roman Smarathana Elhaj, Danyon C Brimob Poldasu dan Forkopimcam Angkola Timur.

Camat Angkola Timur, Ricky H. Siregar menyebutkan, mediasi perdamaian antara kedua kampung terus dilakukan hingga benar-benar aman dan damai di bawah kawalan petugas kepolisian.

“Untuk upaya hukumnya, terus berjalan oleh Polres Tapsel,” ucapnya. (SB/01)