Pandemi Covid-19 dan Momentum Polisi Perbaiki Citra

Oleh : Ahmad Fauzi Manik|sentralberita~Ada sebuah berita menarik yang disiarkan oleh Liputan 6 pagi SCTV hari ini, Selasa 12 Mei 2020.

Berita tersebut adalah berita tentang seorang ‘tukang’ (penarik) becak, yang kedapatan hendak mencuri beras dari sebuah toko sembako di sebuah pasar di Pasuruan Jawa Timur.

Tukang becak bernama Supriyadi tersebut, ketika diamankan polisi mengaku melakukan tindakan tersebut karena keluarganya terancam kelaparan.

Dalam pemeriksaan, pria yang sehari-hari mengaku mangkal di depan pasar tempatnya mencuri tersebut, mengatakan bahwa pendapatannya sebagai tukang becak menurun drastis sejak adanya pandemi Covid 19.
Hal itu menyebabkan ia dan keluarganya terancam kelaparan.

Mengetahui hal tersebut, akhirnya Polres Pasuruan Kota yang menangani kasus ini pun mengambil kebijakan untuk memulangkan Supriyadi, setelah terlebih dahulu mendapatkan pernyataan memaafkan yang diberikan oleh pemilik toko, calon korban kejahatan Supriyadi.

Selain itu pihak Polres Pasuruan Kota pun langsung memberikan bantuan sembako dan juga sejumlah uang kepada Supriyadi, agar keluarganya dapat bertahan hidup di tengah pandemi Covid 19 sekarang ini.

Terlepas dari pro-kontra bahwa tindakan Supriyadi tersebut dapat menjadi contoh buruk bagi masyarakat lainnya. Dalam peristiwa ini, menurut saya Polisi telah menunjukkan sikap yang bijaksana. Karena memperhatikan serta menyertakan faktor-faktor sosial dalam suatu proses penegakkan hukum. Sesuatu yang selama ini jarang terlihat.

Selain itu tindakan Polres Pasuruan Kota yang sekarang dipimpin oleh AKBP Dony Alexander (mantan Kasat Narkoba Polresta Medan) itu, juga menunjukkan bahwa Pandemi Covid-19 ini merupakan salah momentum Kepolisian untuk menunjukkan kepedulian dan Empatinya kepada masyarakat, terutama yang berada di lapisan bawah.

Kepedulian Kapolres Labuhanbatu

Begitu juga dengan yang terjadi di Labuhanbatu. Banyak media yang memberitakan tentang kepedulian yang ditunjukkan oleh Kapolres AKBP Agus Djarot, terutama dalam masa pandemi Covid 19 ini.

Misalnya bagaimana ia memerintahkan Babinkamtibmas untuk mendata warga miskin di lingkungan masing-masing yang luput dari pemberian bantuan Pemda.

Tujuannya agar tak ada masyarakat miskin yang luput dari pemberian bantuan.

Selain itu ia juga terlihat, pro-aktif dalam menanggapi informasi dari masyarakat, salah satu contoh ialah berita yang beredar di medsos tentang bagaimana ia langsung segera menyalurkan bantuan ketika mendapat informasi dari para Jurnalis tentang masyarakat miskin yang membutuhkan bantuan.

Bergerak Cepat

Terlepas dari apakah tindakan tersebut merupakan pencitraan, namun yang pasti warga yang mendapat bantuan merasakan dampak langsung dari bantuan tersebut.

Dari contoh-contoh diatas, terlihat bahwa Kepolisian sedang menunjukkan peran melayani dan mengayomi masyarakat yang memang menjadi tugasnya yang pada suasana covid -19, gerak cepat tanpa tunda-tunda secara serentak di Indonesia dilakukan kepolisian Republik Indonesia.

Tak bisa dipungkiri bahwa selama ini ada anggapan di masyarakat bahwa Polisi kurang bersahabat dan terkesan kaku dalam penegakkan hukum terutama bagi masyarakat lapisan bawah.

Memang tindakan Supriyadi yang mencuri sekarung beras, merupakan tindakan yang termasuk kategori Tipiring (Tindak Pidana Ringan) yang nilainya diduga dibawah Rp 2 juta, yang menurut surat edaran Mahkamah Agung, tidak akan dihukum kurungan penjara, namun hanya hukuman percobaan, ketika nanti disidang di pengadilan.

Namun tindakan Polres Pasuruan Kota tetap patut untuk diapresiasi, karena bagaimanapun juga proses hukum tentu memakan waktu, dan dengan alasan kemanusiaan Polres Pasuruan Kota rela memotong semua proses itu.

Sekali lagi dengan adanya Covid – 19 ini, Polisi berkesempatan untuk memperbaiki citranya di masyarakat, tentunya melalui sikap lebih dekat dengan masyarakat, menolong dan bukan menakutkan seperti yang selama ini,

sehingga masyarakat pun akan menganggap Polisi bukan lagi sebagai ancaman, namun telah menjadi penganyom dan pelindung yang bekerja sungguh-sungguh bagi masyarakat.(Penulis Adalah Reforter sentralberita.com di Labuhanbatu)