Kadis Kominfo Asahan: “Penetapan Status ODP Diubah”

Kadis Kominfo Aahan H Rahmat Hidayat Siregar

sentralberita|Kisaran~Berdasarkan hasil pedoman dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, penetapan status Orang Dalam

Pemantauan (ODP) telah di lakukan perubahan yang mana selama ini orang yang berasal atau datang dari wilayah terinfeksi virus corona (Covid-19) ditetapkan sebagai status ODP.

Namun berdasarkan perubahan dan revisi Pedoman pencegahan dan penanggulangan corovanivrus Disease (Covid-19) yang dikeluarkan Dirjen

Pencegahan dan pengendalian penyakit Kemenkes RI tanggal 27 Maret 2020,penetapan status ODP tersebut di ubah menjadi orang yang punya

riwayat perjalanan dari daetah yang terinfeksi dan dalam keadaan sakit atau memiliki keluhan diantaranya batuk,deman atau sesak napas baru ditetapkan status ODP.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan H.Rahmat Hidayat Siregar,S.Sos, MSi,saat ditemui di sela-sela persiapan sekretariat Gugus Tugas Covid 19 di Kantor Dekranasda Kabupaten Asahan,Minggu (29/3/2020).

“Jadi status ODP itu diberikan kepada orang yang baru pulang dari wilayah terinfeksi corona, dan dalam keadaan sakit,namun bila sehat tidak ada keluhan belum tentu dinyatakan ODP,” jelas Hidayat.

Oleh sebab itu, pada Sabtu Kemarin (28/3) pukul 16.00 WIB, kami mengeluarkan jumalah ODP sebanyak 754, dengan pembagian 723 orang dalam keadaan sehat, dan 31 orang dalam keadaan sakit.

Namun sesuai dengan rujukan dari Revisi Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Corovanivrus Disease (Covid-19), yang ODP di Asahan hanya 34 orang.

“ODP di Asahan hanya 34 orang, dan semua itu diisolasi mandiri (rumah masi-masing) dengan pengawasan dari tenaga medis baik dari rumah sakit atau Puskesmas terdekat,” jelas Hidayat.(SB/ZA)