Sambut Hari Anti Korupsi Se Dunia, HIMMAH Minta Gubsu Copot Ka. OPD Koruptor

sentralberita|Medan~Monmentum Hari anti Korupsi se Dunia dua Elemen Mahasiswa yang tergabung dalam Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) dan Pengutus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumatera Utara melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Utara di Jalan P. Diponegoro No. 30 Medan.

Dalam Orasinya Ketua PW. HIMMAH Sumatera Utara, Abdul Razak Nasution menyampaikan bahwa Gubernur Sumut Bapak Edy Rahmayadi agar mengevaluasi beberapa Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diduga terlibat kasus korupsi demi menciptakan Sumut Bermartabat.

“Adapun pimpinan OPD tersebut diantaranya Ir D L selaku Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumut yang diduga terlibat kasus korupsi Pengadaan Ternak Kambing yang Merugikan Negara Rp 8 M sewaktu menjabat sebagai Kepala dinas Peternakan Sumut.

” Selanjutnya adalah ZW yang merupakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut diduga melakukan Korupsi pada Pengadaan Enam unit Kapal saat menjabat Sebagai kepala dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumut yang merugikan negara Rp 8,7 M TA 2014 ,” tegas Razak

Senada dengan hal diatas Azlansyah Hasibuan Selaku Ketua Umum PMII Sumut menambahkan Kepala Dinas selanjutnya yang terduga melakukan Korupsi adalah Bapak Dr Drs Arsyad Lubis Kepala dinas pendidikan Sumut yang diduga keterlibatannya dalam Kasus korupsi Pengadaan Alat praktek SMK Pertanian dan Otomotif Se Sumut senilai RP 45 M yang Bersumber dari Dana Alokasi Khusus ( DAK ) TA 2018 . Dimana Pnegadaan Alat SMK ini salah spek yang dikerjakan oleh CV Tunggal Jaya.

Lanjut Azlan, AS sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumut diduga ikut terlibat dalam Kasus tindak pidana korupsi Sewaktu Menjabat Kadis Perkebunan Sumut yaitu pada Program Peningkatan Produksi TA 2011 dan Program Peningkatan Nilai Tambah , Daya Asing , Industri Hilir , Pemasaran dan Eksport Hasil Pertanian TA 2012 yang saat ini ditangani Oleh Kejatisu yang merugikan Miliyaran Rupiah.” tambahnya

Pembangunan sumatera Utara akan Berjalan Lamban jika Gubernur Sumut Bapak Edy Rahmayadi masih memakai pejabat yang bermentalkan korup. Cita-cita Sumut Bermartabat akan Menjadi gagasan-gagasan kering yang tidak ada artinya . Tambah Azlan.

Satu jam menyampaikan orasi massa ditanggapi oleh perwakilan Gubernur yakni Salman/ Humas Pemprovsu didampingi Naibaho yang menyatakan komitmen menyampaikan aspirasi mahasiswa kni ke pimpinan mereka yakni Gubernur Sumatera Utara Bapak Edy Rahmayadi.

Diketahui bersama kasus-kasus dugaan korupsi yang melibatkan 4 (empat) Pimpinan OPD ini sudah ditangani pihak Aparat Penegak Hukum ( APH) dlaam hal imi Poldasu dan Kejatisu.Gubsu Edy Rahmayadi Jangan tutup mata jikalau ingin Sumut selamat.

Selamat Hari anti Korupsi sedunia 9 Desember 2019. Save Sumut Bermartabat, 2020 Sumatera Utara tidak menjadi Provinsi terkorup lagi sesuai dengan rilis KPK per April 2019. Tutup koordinator Aksi.(SB/01)

Comments