Residivis Spesialis Congkel Jok di Medan Ditembak Polisi

Sentralberita | Medan-Residivis spesialis congkel jok sepeda motor kerap beraksi di Kota Medan ditembak personel Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan.

Sebelum ditembak karena melakukan perlawanan saat dibawa pengambangan kasus, aksi spesialis congkel jok sepeda motor bernama Denis (23), warga Jalan Pancing 3, Medan Perjuangan ini sempat viral di media sosial instragram.

Sedangkan kasus yang sempat viral ini telah dilaporkan Rospita Deliana Beru Ginting (33), warga Jalan Suluh, Gang Irama No.10 Kecamatan Medan Tembung yang kehilangan handphone, surat-surat berharga dan uang tunai sebesar Rp. 1 juta saat berada di depan Loundry di Jalan Rakyat pada hari Senin, 7 Oktober 2019.

“Tersangka terpaksa ditembak pada bagian kakinya karena melakukan perlawanan. Sementara tembakan peringatan yang diletuskan petugas tidak diindahkannya,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto SIK dalam keterangan tertulisnya yang diterima sentralberita.com, Kamis, (24/10/2019).

Lanjut dijelaskan Kompol Eko, kejadian bermula pada saat korban datang ke Smart Loundry dengan menggunakan Honda Vario pelat BK 2454 ABW untuk mengambil pakaian yang telah selesai dicuci. “Setelah tiba di lokasi, korban langsung masuk ke dalam Loundry untuk mengambil cucian. Selanjutnya, korban langsung bergerak ke Grapari Telkomsel di Jalan Wahidin,” jelas Kompol Eko.

Diterangkannya, saat tiba di Jalan Wahidin, korban terkejut ketika membuka jok sepeda motornya karena handphone,  dompet berisi surat-surat penting dan uang tunai sebesar Rp. 1 juta telah raib dari dalam jok sepeda motornya.

“Tidak rela kehilangan barang miliknya, korban langsung membuat laporan pengaduan ke kantor polisi. Selanjutnya Kanit Pidum Iptu Said Husein bersama anggota meluncur ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan mengambil rekaman CCTV di lokasi,” terangnya.

Berdasarkan rekaman CCTV, disebutkan Eko, personel Unit Pidum yang melakukan penyelidikan berhasil mengidentifikasi tersangka.

“Untuk rekan tersangka yang bernama Bimo saat ini sedang diburon. Sedangkan Denis bersama barang bukti  berupa Yamaha Mio J, helm, tas, sepasang sepatu dan uang tunai Rp. 3 juta sudah diboyong ke Mapolrestabes Medan,” sebut orang nomor satu di Satreskrim Polrestabes Medan ini seraya menambahkan tersangka merupakan residivis atas kasus serupa dan menjalani hukuman selama 13 bulan di Polres Deliserdang. (sb.rs)