Pupuk Makin Langka di Sumut, Zainuddin Purba : Cabut Izin Perusahaan dan Distributor Menyalah

sentralberita|Medan~Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Sumatera Utara, H.Zainuddin Purba SH menerima keluhan dari para petani soal makin terjadinya kelangkaan pupuk di sejumlah daerah khususnya Kabupaten Langkat dan Kota Binjai.

Anggota DPRD Sumut meminta kepada pemerintah agar mengusut dan menindak tegas siapa saja perusahaan, distributor, penyalur dan agen tidak benar dan bermain.

“Pemerintah harus tegas, cabut izin siapa saja perusahaan yang tidak benar dan bermain , baik distributor, agen maupun pemasarnya. Sebab persoalan kelangkaan ini bukan merupakan kasus baru,” tegas Zainuddin Purba dalam keterangan persnya kepada wartawan melalui telepon selulernya di Medan , Jumat (18/10/2019).

Fraksi Partai Golkar juga meminta kepada distributor pupuk bersubsidi agar tepat waktu menyalurkan pupuk bersubsidi, kepada i agen atau penyalur khususnya kabupaten Langkat dan Kota Binjai.

Mantan Ketua DPRD Kota Binjai ini juga mengakui bahwa para petani di sejumlah daerah Sumatera Utara mengeluhkan lambannya pemerintah menyalurkan pupuk bersubsidi di pasaran.

Padahal tanam padinya sudah waktunya melakukan pemupukan yang selama ini pupuk bersubsidi mudah disosialisasikan atau diperoleh warga. “Pupuk bersubsidi adalah pupuk yang memperoleh bantuan dari pemerintah dalam rangka mendukung kinerja pemerintah. Yakni membantu penghidupan dan perekonomian para petani.

“Bagaimana mau mencapai swasembada pangan di pemerintahan Sumatera Utara, kalau begini kinerja para distributor dan agen agennya. Padahal bapak Gubsu Edy Rahmayadi punya cita-cita besar terhadap provinsi Sumut ini, yakni menjadikan provinsi ini menjadi provinsi swasembda beras.”katanya.

Untuk itu Zainuddin Purba lebih lanjut meminta Direktur Bina Pasar dan Distribusi, Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Departemen Perdagangan harus cepat merespon dan turun ke lapangan. Yakni guna mengecek jadwal masuk dan keluarnya pupuk bersubsidi .( SB/01)