Hj.Winda Fitrika Silaturahmi ke Pesantren Darul Hikmah Asahan

sentralberita|Kisaran~Dalam rangka mempererat tali silaturahmi,Bakal Calon Bupati Asahan Hj.Winda Fitrika, Sabtu (12/10/2019) melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Darul Hikmah Asahan yang terletak di jalan besar Sei Alim Hasak Kecamatan Sei Dadap Asahan.

Kedatangan istri mantan Bupati Asahan tersebut turut didampingi tokoh pemuda Asahan Husni Mustopa,Tokoh Melayu Asahan Ok.Moch.Rasyid,SE serta beberapa unsur pengurus pengajian Adz Dziniyah Asahan.

Sementara dari pihak Pesantren Darul Hikmah sendiri tampak hadir pimpinan pondok pesantren Buya H.Ahmad Fadilah Pane,Ustadz Syafrizal,beberapa Ustadz serta keluarga besar Pondok pesantren lainnya.

Dipertemuan yang penuh keakraban serta kekeluargaan tersebut,Buya H.Ahmad Fadillah Pane yang juga selaku Pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikmah mengatakan bahwa saat ini Kabupaten Asahan membutuhkan pemimpin yang muda yang bisa membawa perubahan dan menyentuh kepada masyarakat,karena menurut beliau yang muda adalah generasi pelurus untuk perubahan.

“Yang tua harus harus banyak menasehati dan membimbing yang muda,saya melihat umi dikelilingi para pemuda yang energik dan teruslah berbuat kebaikan demi apa yang diimpikan.”ujar Buya Ahmad Fadillah Pane saat memberikan nasehat kepada Hj.Winda Fitrika dan tim yang mendampinginnya.

Dikesempatan itu Buya H.Ahmad Fadillah juga berpesan kepada Hj.Winda Fitrika agar mempersiapkan Tim Sukses (TS) yang benar-benar amanah sebab menurut beliau tugas TS ada dua yaitu memenangkan dan mengalahkan.

“Jika mau menang Tim Sukses harus yang amanah,setelah itu rangkul yang pro kepada kita,kemudian yang ragu-ragu dan akhirnya yang tidak mau menjadi mau dan yang terakhir saya pesankan kepada umi dan rombongan carilah generasi pelurus bukan generasi penerus.”Tegas Buya kepada Hj.Winda Fitrika dan rombongan berpesan.

Sementara itu Hj.Winda Fitrika kepada Keluarga besar Pondok Pesantren Darul Hikmah khususnya kepada Buya H.Ahmad Fadillah Pane mengucapkan permohonan maaf atas kesalahan dan kekhilafan Almarhum suaminya Buya Taufan Gama Simatupang,mungkin ada sikap dan janji yang belum terpenuhi untuk masyarakat Asahan khususnya.(SB/ZA)