Hari Sumpah Pemuda di Balai Kota Medan

sentralberita|Medan ~Seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan dihimbau untuk mengurangi penggunaan plastik baik di lingkungan kantor maupun di rumah. Sebab, dari 2000 ton sampah yang dihasilkan warga Kota Medan setiap harinya, sebagian besar di antaranya berbahan plastik.

Padahal plastik tidak dapat terurai dalam jangka waktu yang sangat lama sehingga berdampak pada kerusakan lingkungan.

Himbauan ini disampaikan Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi ketika memimpin upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 91 di halaman depan Balai Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Senin (28/10).

Selain seluruh ASN, upacara juga dihadiri Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM, para asisten, pimpinan OPD, camat, lurah, kepling, dan unsur organisasi kepemudaan Kota Medan.

Pengurangan plastik telah berulang kali disampaikan Plt Wali Kota dalam setiap kegiatan. Tidak hanya ASN, Plt Wali Kota juga berharap warga juga mendukung pengurangan plastik dalam kehidupan sehari-hari. “Jika ini bisa dilakukan, Insya Allah sampah akan berkurang dan pencemaran lingkungan dapat terhindari. Untuk memulai ini, mari kita mulai dari diri sendiri,” kata Plt Wali Kota.

Selain mengurangi plastik, Plt Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat terutama ASN untuk menjaga kebersihan baik di lingkungan kantor dan tempat tinggal masing-masing. Sebab, bilang Plt Wali Kota, kebersihan menjadi tanggungjawab semua pihak agar Kota Medan dapat menjadi kota yang nyaman, bersih dan asri. Selain itu, sampah yang dihasilkan jangan dibuang sembarangan.

Terkhusus bagi pemuda Kota Medan, Plt Wali Kota berpesan agar dapat menjadi pemuda yang unggul dan berkarakter. Sebab, masa depan bangsa berada di tangan pemuda yang inspiratif, kreatif dan mumpuni.

“Pemuda harus memiliki integritas yang tinggi serta menanamkan prinsip kerja keras, kerja tuntas dan kerja ikhlas. Selain itu, bekali diri dengan ilmu, akhlak dan pengetahuan yang mumpuni dan jadilah yang membanggakan,” harapnya.(SB/01/KU)