Gubsu Perkenalkan Proyek Infratruktur Sumut ke Anggota DPRD Kabupaten/Kota se-Sumut

sentralberita|Medan~Sejumlah proyek infrastruktur dan fasilitas umum yang akan dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam waktu dekat ini seperti pembangunan sport centre dan Islamic centre bertaraf internasional, Rumah Sakit Haji menjadi bertaraf internasional, Jalan Tol dalam Kota Medan, dan pembangunan fasilitas tempat wisata Taman Hutan Raya di Karo dan Tangkahan di Langkat dan sejumlah proyek infrastruktur di kawasan Medan, Binjai, Deliserdang dan Karo (Mebidangro).

“Jadi ke depan Sumut kita membanggakan, kita tunjukan Sumut bisa punya infrastruktur kelas dunia, ini bukan Sumut ecek-ecek,” kata Gubernur Edy Rahmayadi pada acara silaturahmi dengan anggota DPRD kabupaten/kota se-Sumut, di Wisma Benteng saat memaparkan sejumlah proyek tersebut,a Selasa (22/10/2019).

Hadir di antaranya, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, OPD Pemprov Sumut, serta anggota DPRD dari 15 kabupaten/kota se-Sumut.

Edy Rahmayadi juga meminta para anggota dewan membuat rancangan atau ide mengenai pembangunan yang bisa diperbuat. Sebab anggota dewan dan pemerintah daerah sama-sama memiliki tujuan menyejahterakan masyarakat daerahnya.

“Sama-sama kita lakukan ini, saya yakin kita pasti mampu, APBD dan PAD harus kita dongkrak, jangan berpikir yang receh tentang fee, tidak ada cerita fee,” ujar Edy.

Edy mengajak para anggota dewan untuk menekankan kejujuran dalam menjalankan tugasnya. Dicontohkannya, negara Finlandia menjadi negara dengan sedikit penjara lantaran kejujuran masyarakatnya. “Banyak kita berdoa, bekerja, mari kita lakukan ini, kelemahan kita ini karena kita tidak jujur,” pesannya.

Kasubdit Wilayah I Dirketorat Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Maria Ivonne Tarigan mengapresiasi paparan Gubernur Sumut tentang rencana pembangunan daerah. Apalagi untuk kemajuan Sumut, tentunya harus didukung oleh semua pihak.

Untuk itu, Maria meminta, para anggota dewan yang hadir untuk mendukung rencana pembangunan tersebut. “Tolong didukung, tentunya tidak akan jadi (rencana pembangunan) itu kalau dewan tidak mendukung, pasti akan ada regulasi yang disetujui bersama,” ujar Maria.

Meski begitu, dukungan harus tetap sesuai regulasi dan fungsi DPRD. Dikatakannya, fungsi utama DPRD adalah mengawal penyelenggara daerah, selain membuat peraturan daerah dan anggaran.(SB/01)