Donasi Digital GoPay Tumbuh Pesat

Armyn Gita, Public Affairs Lead GoPay, di Medan Selasa (21/10).
 

sentralberita|Medan~GoPay bersama dengan Dinas Sosial Provinsi Sumatra Utara adakan diskusi dan pelatihan untuk 100 pelaku organisasi nonprofit mengenai pemanfaatan platform digital untuk pengumpulan donasi publik melalui program GoPay for Good.

“Di Medan, donasi GoPay tumbuh pesat,” kata Armyn Gita, Public Affairs Lead GoPay, di Medan Selasa (21/10).

Menurutnya, di Medan sendiri, donasi digital GoPay telah tumbuh hingga enam kali lipat sejak program GoPay for Good hadir pada awal tahun ini. Melihat potensi tersebut, GoPay for Good konsisten meneruskan komitmennya untuk kembangkan donasi digital dengan memperkenalkan manfaatnya ke masyarakat yang lebih luas.

“Donasi digital memiliki potensi membangun masyarakat Indonesia yang lebih sejahtera, termasuk masyarakat Sumatera Utara,” katanya.

Armyn Gita menjeIaskan GoPay for Good hadir tidak hanya untuk memudahkan masyarakat dalam berdonasi, namun juga para pelaku organisasi maupun komunitas nonprofit dalam meningkatkan kredibilitas mereka dengan memiliki sistem pengumpulan donasi yang aman, transparan, dan tepat sasaran sehingga ke depannya mereka pun dapat menjangkau lebih banyak donatur.

“Kali ini kami wujudkan melalul sosialisasl tentang pemanfaatan inovasl donasi digital melalui kode QRIS bersama dengan Dinsos Provinsi Sumut untuk ratusan mitra donasi di Sumatera Utara,” ungkapnya.

Army pun menambahkan bahwa diskusi seperti ini rutin dilakukan oleh GoPay dengan dukungan penuh dari Kementerian Sosial Republik Indonesia di berbagai daerah. Hal ini dilakukan guna memastikan adanya peningkatan wawasan dan kemampuan para organisasi nonprofit untuk menggunakan mekanisme digital dalam pengumpulan donasi.

Dalam menjalankan upaya tersebut, GoPay menggandeng pemerintah daerah dan berbagai organisasi non-profit yang bergerak di bidang sosial. Selain Dinas Sosial Provinsi Sumut, kali ini GoPay juga menggandeng Semut Sumut, organisasi sosial yang membuka ruang belajar kepada anak putus sekolah.

Armyn mengatakan edukasi tersebut bertujuan untuk membantu organisasi di Indonesia dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggalangan dana. “Melalui rangkaian pelatihan ini kami berharap dapat membantu memudahkan lembaga yayasan, perkumpulan, asosiasi, hingga rumah ibadah dalam mengumpulkan Iebih banyak donasl secara transparan dan Iebih mudah,” ujar Armyn.

Founder dan CEO Semut Sumut, Yogi Adjie mengatakan pelatihan ini menjadi peluang untuk para pelaku social enterprise di Medan untuk mulai membangun ekosistem sosial yang sebenarnya.

“Jangan mau jadi seperti lilin yang menerangi, namun membakar diri sendiri,” kata Yogi.

lmplementasi pemanfaatan donasi digital yang dikenalkan oleh GoPay pun sangat mudah, aman dan transparan. Masyarakat yang ingin berdonasi cukup melakukan scan kode QR GoPay yang dimiliki oleh masing-masing organisasi yang telah menjadi mitra GoPay for Good, Ialu masukan nominal yang ingin didonasikan. Semua jumlah yang didonasikan melalui GoPay akan langsung masuk ke rekening organisasi yang dituju. Mekanisme ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat karena pengumpulan donasi hanya dilakukan oleh mitra yang telah memenuhi persyaratan pengumpuian donasi publik di Indonesia.

Di Medan sendiri, donasi digital dengan GoPay sudah bisa dimanfaatkan antara lain di BAZNAS Medan, Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Foodbank Indonesia, Laznas BSM, Masjid Az-Zikra, dan World Vision Indonesia.
Salah satu mitra lokal yang mengikuti diskusi dan pelatihan pada hari ini, Dr Apsari Kusumastuti, MARS, Direktur Heartindo, menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat mendorong pertumbuhan organisasi sosial di Sumut Iebih cepat dan Iebih baik Iagi, apalagi mengingat masih banyaknya pekerjaan rumah dl bidang sosial dl Sumut yang perlu dlselesalkan bersama.

”Kami juga mengapresiasi GoPay sebagai pihak swasta yang sudah menjadi jembatan dalam hal membantu pemerataan pembangunan melalul donasl digital,” kata Apsari.

Selaln Heartindo, sebanyak 99 mitra donasi Iainnya mengikutik pelatihan mengenal penggunaan kampanye di media sosiaI untuk memudahkan pengumpulan donasi publik.

Apresiasi juga datang dari Kepala Dinas Sosial Provlnsl Sumatera Utara, H Rajali dlwakili Kasie Pemberdayaan Sosial dan KeIembagaan Masyarakat Bidang Pemberdayaan sosial, Kawalta Ginting menyambut baik penggunaan GoPay QR Code untuk kepentingan pengumpulan donasi secara digital.

Secara nasional. GoPay telah bekerja sama dengan 400 organisasi, yayasan, komunitas “Onprom, dan rumah ibadah di 14 kota di seluruh Indonesia, termasuk BAZNAS, Dewan Masjid ‘“donesia, Masjid Istiqlal, Filantropi Indonesia, Kitabisa.com, NU Care-LazisNU, dan Lazis Muhammadiyah. Sejak perrtama kali diluncurkan pada donasi digital GoPay telah membantu mengumpulkan Iebih darl
Rp63 miliar.(SB/wie)