Sebulan Terakhir, Jaringan Telkomsel “Buruk”, Pelanggan Pantai Barat Kesal

Jsentralberita|Madina~Semua sistem jaringan telepon selular Telkomsel sebulan terakhir ini sungguh menyebalkan, bahkan menyusahkan bagi warga masyarakat pengguna yang ada di wilayah Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Padahal pengguna Jaringan Telkomsel Simpati maupun Kartu As sangat banyak penggunanya bila dipersentasekan di seluruh Wilayah Kabupaten Madina ini.

Demikian dikatakan Sairi selaku Warga Kecamatan Natal yang merupakan salah seorang pengguna Jaringan Telkomsel kepada sentralberita selasa (17/9/2019).

Disebutkannya, bahwa kekecewaan para pengguna Telkomsel itu tidak hanya saat menggunakan jaringan Internet saja, namun termasuk juga ketika menggunakan jaringan telepon, masalah pada saat menggunakan jaringan telepon yaitu saat hendak menghubungi ke nomor lain sering tidak terhubung.

Kadang suaranya nomor yang anda tuju sedang diluar jangkauan, padahal hpnya berdekatan dan sama-sama aktif, kemudian coba dihubungi lagi, suaranya nomor yang anda tuju sedang tidak aktif, padahal hp yang dituju itu aktif kok, bahkan kita coba hubungi sesuatu nomor terkadang error dan tak bisa terhubung, hal itu sangat mengecewakan pelanggan Telkomsel itu sendiri, ucapnya.

Selain itu juga pada saat menggunakan jaringan internet yang sangat lelet dan kelamaan loading dan keseringan berdampak operasi gagal, padahal tampilan lambang jaringan pada layar Handphone tertera 4G, bahkan paling rendah h+ yang menurut biasanya jaringan internet berlogo h+ dan 4G itu peosesnya sudah baik dan lincah tanpa macet, belum lagi belakangan ini jaringan Telkomsel tersebut sering mati atau hilang tak ada signal, tiada hujan tiada badai, tapi jaringannya keok, ungkap Sairi.

Permasalahan jaringan Telkomsel ini juga diungkapkan seseorang warga Kecamatan Natal melalui Akun Facebooknya yang berinisial HR, Senin (16/9/2019) kemarin yang bertuliskan, “

Apa yang anda pikirkan? Yang saya pikirkan kapan pulihnya jaringan Telkomsel b…p ini di natal? (sebuah bahasa makian) yang merupakan sebuah kemarahan besar seorang pelanggan dan karena gundahnya rasa dihati yang disebabkan bermasalahnya jaringan yang kemungkinan saat itu jaringan sedang diperlukan untuk keperluan yang sangat penting dan diperlukan proses cepat, sementara sistem jaringan tak mendukung.

Dari status akun facebook Hr tersebut dapat diartikan bahwa pengguna jaringan Telkomsel di daerah ini banyak yang kecewa atas pelayanan signalnya hingga membuat para pengguna kecewa, bahkan sebagiannya kecewa berat hingga membuat kata makian seperti HR.

Menanggapi kondisi jaringan Telkomsel di Wilayah Pantai Barat saat ini dan yang sedang buruk-buruknya sistem jaringannya, serta banyaknya pelanggan yang kecewa dan kesal akibatnya, Rizki Almunawir seorang penggiat sosial sekaligus pengguna Telkomsel Warga Panggautan Kecamatan Natal menyarankan, sebaiknya pihak Telkomsel segera melakukan perbaikan sistem yang menurut pelanggan sedang rusak dan telah mengakibatkan kekecewaan pengguna jaringan, serta jangan terkesan dibiarkan berlama-lama seperti ini, mana tau ada kerusakan pada Alat-alat ataupun yang lainnya.

Sementara tidak terpantau atau tidak terlaporkan ke pusat sistem informasi ataupun pelayanan telkomsel sehingga jadi seperti saat ini.

“Daripada pihak Telkomsel mengalami kekurangan pelanggan akibat hak ini, saya kira lebih baik cek kembali sistem guna diperbaiki, atau sebaiknya pihak Telkomsel membuat petugas khusus untuk memantau situasi lapangan daripada permasalahan serupa terus terulang,” ujar Riski.

Persoalan ini hendal di konfirmasi , tetapi hingga berita ini dinaikkan ke meja redaksi, pihak media ini tidak berhasil mendapatkannya, dikarenakan tidak ditemukannya dimana kantor Telkomsel di wilayah Pantai Barat ini,

Sementara pelanggan Telkomsel banyak di daerah ini, seharusnya pihak Telkomsel telah membuat kantor pelayanannya atau kantor pusat informasi Telkomsel.
(MAH)