Denai Juara Umum Renang

Sentralberita|Medan -~Medan Denai tak terbendung dalam perolehan medali di cabang olahraga (cabor) renang dalam ajang Porkot XI /2019 yang berlangsung di Kolam Renang Selayang, Rabu (11/9). Ajang yang diikuti 152 perenang dari 19 kecamatan ini pun berakhir.

Perolehan 10 medali emas, 7 perak dan 6 perunggu membuat Medan Denai tampil sebagai juara umum. Medan Selayang tempati posisi kedua dengan perolehan 8 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Disusul Medan Helvetia diposisi ketiga dengan 3 emas, 9 perak dan 4 perunggu. Tempat keempat ditempati Medan Baru atas Raihan 3 emas, 3 perak dan 6 perunggu dan Medan Johor diposisi kelima dengan perbendaharaan 3 emas, 1 perak dan 1 perunggu.

Ketua KONI Medan, Eddy H Sibarani yang hadir menyaksikan jalannya perlombaan mengatakan, cabor renang konsisten dalam jumlah peserta. Hal ini mempermudah tugas PRSI untuk menjaring atlet-atlet terbaik. “Saya apresiasi kepada PRSI dan klub-klub, dari tahun ke tahun atlet renang secara kuantitas bertambah di Posisi. Sehingga, target awal tercapai dengan mengumpulkan bibit-bibit atlet. Kita berharap secara kontiniu kita bina terus. Berikan mereka kompetisi atau pertandingan,” ungkap Eddy.

Eddy menyebutkan, PRSI harus memberikan kompetisi bagi para atlet untuk mengukur kemampuan mereka masing-masing. KONI Medan sendiri, sebut, Eddy akan mendukung hal tersebut. “Tahun 2020 kita akan mendukung pertandingan di luar program KONI Medan, yaitu Porkot dan Porwil. Sehingga berkala dan bertingkat, atlet-atlet ini mampu memperbaiki nomor lomba masing-masing. Ini yang harus dilakukan PRSI dan klub-klub,” tegas Eddy.

Ketua Pengcab Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kota Medan, Syahriandi Sukarna mengapresiasi penampilan seluruh peserta di Porkot tahun ini. Dirinya menilai sejauh ini mulai tampak bibit-bibit perenang baru potensial yang menunjukkan bakatnya. Pihaknya menetapkan peserta maksimal berusia 16 tahun. “Target kami, Porkot ini muncul bibit baru sehingga persiapan PON 2024 mudah-mudahan siap. Dari Porkot ini terlihat regenerasi mulai bermunculan dengan peserta berusia 16 tahun ke bawah. Kita harapkan prestasi yang mereka peroleh menjadi motivasi tersendiri. Ke depan bisa menjadi andalan Medan di kejuaraan daerah maupun nasional,” pungkasnya.

(SB/01)

Comments