Pemkab Madina Jemput Bola Genjot Tenaga Kerja Terampil



Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mandailing Natal, Kipsan Usman pada penutupan
Pelatihan Berbasis Kompetensi tahun 2019 jurusan Pengolahan Ikan paket I di Balai Latihan Kerja ( BLK ) Madina di kecamatan Natal

sentralberita|Natal-Madina~Berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam meningkatkan ketersediaan tenaga kerja terampil, diantaranya dengan menggelar berbagai kegiatan peningkatan keterampilan masyarakat berbasis kompetensi di berbagai sektor.

Kegiatan pelatihan ini bahkan menyasar ke desa-desa di Madina dalam rangka upaya jemput bola peningkatan kualitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Madina.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mandailing Natal, Kipsan Usman, mengatakan, kerja cepat jemput bola ini dalam rangka pemenuhan ketersediaan tenaga kerja terampil yang siap bersaing sehingga nantinya diharapkan dapat menekan angka pengangguran masyarakat. 

“Dinas Tenaga Kerja selaku Leading Sector berupaya terus melakukan pelatihan-pelatihan keterampilan masyarakat, semoga dari pelatihan-pelatihan ini muncul tenaga kerja terampil baru, atau terbukanya lapangan pekerjaan lebih luas, setiap peserta nantinya akan dapat sertifikat dari Dinas Tenaga Kerja dan akan ditindaklanjuti dengan sertifikat dari Badan Sertifikat Nasional,” dalam sambutannya pada penutup
Pelatihan Berbasis Kompetensi tahun 2019 jurusan Pengolahan Ikan paket I di Balai Latihan Kerja ( BLK ) Madina di kecamatan Nata yang digelar selama dua puluh hari kerja oleh Unit Pelayanan Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Kecamatan Natal di Nata, Jumat (9/8/2019).

Kegiatan pelatihan diikuti 32 peserta dengan menghadirkan dua orang instruktur yang ditunjuk oleh Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.

Hadir dalam Penutupan pelatihan tersebut Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Madina Kipsan Usman, Kepala BLK Panyabungan Sholeh, Kepala UPT BLK Kecamatan Natal, Maharuddin dan seluruh peserta yang mengikuti dan melaksanakan pelatihan keterampilan Pengolahan Ikan Paket 1.

Sebagai mana diketahui pelaksana tugas BLK Nata Maharudin sampai saat ini belum defenitif, namun hal ini tidak mengendurkan niatnya untuk tetap melaksanakan atau membuat pelatihan pelatihan guna tercapainya cita cita pemerintah khususnya pemerintah daerah kabupaten dalam hal melahirkan para pekerja terampil .

Sementara itu, kondisi ketenagakerjaan Sumatra Utara sesuai dengan survei angkatan kerja nasional pada BPS Agustus 2016 tercatat, jumlah penduduk Sumatera Utara hampir 14 juta jiwa, dengan penduduk usia kerja 9.842.000 orang, angkatan kerja 6.363.000 orang, penduduk yang bekerja 5.991.374 orang, sedangkan pengangguran terbuka sebanyak 372.000 orang atau setingkat dengan 5,84 Persen.(SB/MAH)

Comments