Delegasi AS, Australia Dan Jepang Kunjungi RI Jajaki Peluang Investasi

sentralberita|Jakarta~Sejumlah pejabat senior mewakili institusi pembiayaan pembangunan Pemerintah AS, Overseas Private Investment Corporation (OPIC), Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia dan Export Finance Australia, dan Japan Bank for International Cooperation (JBIC) mengunjungi Indonesia minggu ini untuk menjajaki peluang bersama dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia dan wilayah Indo-Pasifik.

Siaran pers yang diterima dari Kebudubes Amerika Serikat (AS) di Jakarta Rabu (28/8) menyebutkan selama berada di Indonesia, para mitra trilateral ini mengidentifikasi peluang bersama untuk menggerakkan dan mendukung pengerahan modal swasta guna mendukung pembangunan infrastruktur serta mendukung prinsip-prinsip Pandangan ASEAN (ASEAN’s Outlook) terhadap Indo-Pasifik. Melalui kemitraan tersebut, OPIC, DFAT, Export Finance Australia, dan JBIC berkomitmen memanfaatkan beragam perangkat di setiap negara mulai dari pembiayaan pembangunan hingga pendanaan hibah untuk memajukan tujuan pembangunan bersama di kawasan.

Dalam kunjungan ini, delegasi bertemu dengan perwakilan senior Pemerintah Indonesia termasuk Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara serta para pejabat dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Mereka juga bertemu dengan perwakilan dari PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF), PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (IIGF), dan PT Sarana Multi Infrastruktur serta para pemimpin sektor swasta yang mewakili sektor-sektor prioritas termasuk transportasi, energi, dan ekonomi digital.

Selama pertemuan, para mitra trilateral ini menegaskan kembali komitmen untuk memajukan pembangunan infrastruktur di kawasan melalui proyek-proyek yang dibangun untuk bertahan lama; berkelanjutan secara finansial; mematuhi standar sosial, ketenagakerjaan, dan lingkungan internasional yang tinggi; memastikan transparansi; menciptakan peluang ekonomi untuk semua pihak termasuk para perempuan dan pekerja lokal; serta menghormati kedaulatan negara tuan rumah.

Misi tersebut merupakan wujud komitmen yang dibuat oleh para mitra trilateral dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan menjelang KTT G20 2019, untuk mengirim misi bersama ke Asia Tenggara.

“Tidak ada negara yang dapat menghadapi tantangan Indo-Pasifik sendirian,” kata Brian Churchill, Penasihat Senior OPIC untuk Indo-Pacific dan White House Fellow, dalam sambutan pembukaan rapat pleno yang digelar oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. “OPIC dengan bangga memimpin misi bersama dengan mitra trilateral di Indonesia untuk membuka peluang baru guna mendukung pengembangan infrastruktur krusial — dengan syarat yang memberdayakan masyarakat lokal dan memajukan model yang mempromosikan kemakmuran dan stabilitas jangka panjang di wilayah tersebut.”

Kunjungan ini memajukan Kemitraan Infrastruktur Trilateral antara OPIC, DFAT, Export Finance Australia, dan JBIC, yang bertujuan untuk memperkuat kerja sama di antara negara-negara yang memiliki pemikiran yang sama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Indo-Pasifik dan mempromosikan investasi infrastruktur berkelanjutan di kawasan ini. (rel/wie)