Gubernur Edy Rahmayadi Banggakan Hafiz Asal Nias kepada Wagub Kalbar

Sentralberita|PONTIANAK – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi antusias mengenalkan seorang bocah Sumut berusia 12 tahun kepada Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar) Ria Norsan di ruang VIP Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Senin (1/7).

“Kita  butuh anak-anak yang hatinya bersih seperti Hasan untuk ulama generasi mendatang, harapan kita sosok seperti inilah yang bisa menegakkan mana yang benar memang benar dan mana yang salah memang salah,” ujar Edy Rahmayadi kepada Norsan.

Bocah yang diperkenalkan Gubernur Edy Rahmayadi secara khusus kepada Norsan adalah seorang hafiz, penghafal Quran bernama Hasan Basri Dalimunthe. Dia adalah salah satu kontingen asal Sumut yang mengikuti Seleksi Tilawatil Quran (STQ) XXV di Pontianak, Kalbar.

“Kata ayahnya, Hasan ini sejak dalam kandungan sudah menghafal Quran,” ujar Edy, yang hadir di Pontianak untuk memberi semangat para peserta STQ XXV asal Sumut. Hasan Basri sendiri adalah bocah asal Nias yang sejak umur 8 tahun sudah hafal 30 juz Alquran.

“Ayah dan ibunya bukan penghafal Alquran, tapi anak-anak mereka sembilan orang semuanya penghafal Alquran,” terang Edy lagi.

Menanggapi itu, Norsan tampak terkesan kepada Hasan. Norsan lantas bertanya cita-cita bocah yang selalu mengenakan gamis atau sarung itu. “Mau jadi ulama,” kata Hasan. Menimpali Hasan, Norsan lantas berujar : ”Mudah-mudahan akan menjadi ulama seperti Ustaz Abdul Somad”.

Namun dengan lugas Hasan malah menimpali bahwa Ia ingin menjadi ulama seperti Habib Rizieq. Melihat gaya lugas Hasan menjawab Norsan, semua orang di ruangan itu tergelak, termasuk diantaranya Staf Ahli Gubernur Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Pemberdayaan Masyarakat Asren Nasution dan Ketua LPTQ Sumut Fuad Helmi Lubis.

Hasan adalah anak ke 5 (dari 9 bersaudara) dari Ramlan Dalimunte (Abdurrahim) dan Sri Mahrani Hasibuan (Siti Hajar). Rabu (3/7), Hasan dijadwalkan akan bertanding dalam cabang tahfidz golongan 20 juz putra bertempat di Masjid Raya Mujahidin, Pontianak. Khusus untuk cabang ini pesertanya dibatasi berusia tidak lebih dari 20 tahun.

“Hasan ini Rabu nanti tampil. Kalau yang lain sebelum lomba istirahat, dia ini beginilah keluyuran,” ujar Edy sambil tersenyum.

Menambahi itu, Fuad Helmi mengatakan, salah seorang adik Hasan juga penghafal 500 hadis. “Namun untuk kesempatan STQN kali ini belum kita turunkan,” ujar Helmi.

Sementara itu, dalam wawancara dengan Tim Humas Sumut, Hasan mengatakan selain menghafal Alquran, kegemarannya adalah bermain bola. Dia mengaku senang dengan pemain sepak bola asal Mesir Mohamed Salah Ghaly yang bermain pada klub Inggris Liverpool. “Sebab dia adalah pemain muslim. Berkat dialah banyak sekarang orang-orang mulai mencintai Islam,” ujar Hasan, saat ditanya alasannya kenapa menyukai Mohamed Salah.

(SB|01)

Comments