Medan Tembung Borong Emas Panjat Tebing


Ketua KONI Medan Eddy H Sibarani didampingi Koordinator KONI Kecamatan Medan Tembung Ramsida Simangunsong dan Ketua FPTI Medan Juned Iskandar Perangin-angin diabadikan bersama dengan atlet panjat tebing pada arena Porwil Kota Medan V/2019 di lapangan Brimobdasu Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Jumat (29/3).

sentralberita|MedanKontingen Kecamatan Medan Tembung memborong medali emas cabang olahraga (cabor) panjat tebing wilayah 1 Porwil Kota Medan V/2019 di lapangan Brimobdasu Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Jumat (29/3). Atlet binaan Ramsida Simangunsong dengan torehan prestasi 9 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu.

Peringkat kedua Medan Denai dengan raihan 1 emas dan 2 perak, disusul Medan perjuangan 3 perak dan 7 perunggu sedangkan Medan Area 2 perak.
Emas Medan Tembung diantaranya diraih Maria Dinata (lead putri), Busan M Rifki (lead putra), Mitha Tasya (speed classic putri), Arrasyid Pane (speed classic putra), Alika Yana (speed track putri), Marlina Waxtata Yana (speed track putra), dan 
Jelita Rama (boulder putri). Sedangkan perak diraih Mita (boulder putri) dan Arrasyid Pane (boulder putra) dan perunggu disumbang Angel Vona (boulder putri).

Ketua KONI Medan Eddy H. Sibarani mengatakan cabor panjat tebing Porwil Kota Medan  dapat menghasilkan hasil positif, terutama dalam hal pengembangan karir para atlet. Apalagi alet yang berlaga di panjat tebing di Brimobdasu sarana yang dipergunakan telah memenuhi standar internasional, sehingga atlet Porwil yang dipersiapkan untuk PON XXI di Sumut-Aceh menjadi terbiasa menggunakan sarana panjat tebing ini.

“Atlet panjat tebing yang berlaga di Porwil merupakan cikal bakal untuk pentas nasional yang di gelar empat tahun sekali di gelar Sumut-Aceh psda 2024. Untuk kami mengucapkan terimakasih kepada pihak Brimobdasu yang telah memberikan fasilitas untuk pertandingan” papar Eddy.
Eddy menjelaskan  KONI Medan bekerjasama dengan Pemko Medan terus melakukan upaya untuk menggalakkan olahraga agar mampu menumbuhkan nilai-nilai positif, seperti cinta tanah air dan peduli lingkungan, serta memupuk keberanian generasi muda dalam menghadapi tantangan.

‘’Nilai-nilai luhur dalam olahraga ini adalah modal penting yang harus dimiliki seorang atlet. Olahraga ini khusus buat orang yang memiliki nyali dan keyakinan serta kedepannya dapat mengharumkan nama kota Medan di tingkat nasional maupun internasional pada kejuaraan panjat tebing,’’tandasnya.
Sementara itu, ketua FPTI Medan Juned Iskandar Perangin-angin mengatakan sebanyak 48 peserta yang terdiri 28 atlet putra dan 20 atlet putri kejuaraan panjat tebing wilayah 1 Porwil Kota Medan V/2019 yang digelar di lapangan Brimobdasu. Atlet yang bertanding merupakan pendatang baru yang merupakan atlet pelapis ketiga yang berasal dari pelajar kota Medan, yang diikuti Medan Tembung, Medan Denai, Medan Amplas, Medan Kota dan Medan Perjuangan.

“FPTI Medan terus melakukan pembinaan secara kontiniu untuk melakukan penjaringan terhadap atlet untuk dipersiapkan menghadapi kejuaraan-kejuaraan sehingga menambah jam terbang atlet. Banyak potensi bibit atlet panjat tebing yang terpendam yang belum tergali. Hal ini disebabkan banyak klub panjat tebing yang tidak mendaftar ke FPTI Medan. Saat ini hanya ada 7 klub yang terdaftar” pungkasnya.(SB/01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.