Bermain Didalam Mobil Rusak, Dua Balita Bersaudara Tewas Terbakar


Ket.Gambar : 1.Rumah duka.2.Mobil yang terbakar.3.saksi mata Arifin Siregar.4.jadad kedua korban saat tiba di RSU Djasmen Saragih Siantar

Senralberita|Kisaran~Dua Balita kakak beradik masing- masing Dwi Anisa Putri (5) dan Meila Paramita (2,5) warga Dusun VII Sidorame Desa Sei Silau Barat Kecamatan Setia Janji-Asahan ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam sebuah mobil yang terbakar,Selasa (19/3/2019) sekitar pukul 09.30 Wib pagi.

Kematian kedua korban anak dari pasangan Suwarno (28) dan Tika Br.Situmorang (29) diduga akibat menghirup asap yang berasal dari dalam mobil sedan milik tetangganya yang terbakar.

Menurut saksi mata,Arifin Manurung yang berhasil dikonfirmasi Sentralberita.com mengatakan,pagi itu dirinya sedang duduk-duduk didalam warung miliknya melihat asap tebal dari dalam gudang milik tetangganya bernama Bangun yang sedang pergi keluar kota,namun dirinya tidak merasa curiga karena menduga ada yang sedang membakar sampah.

Namun berselang 5 menit kemudian,dirinya terkejut karena melihat cahaya api yang sudah mulai membesar dari dalam gudang mobil milik tetangganya itu,dibantu beberapa warga dirinya berusaha memadamkan api yang berasal dari sebuah mobil sedan yang sudah rusak,dalam hitungan menit api berhasil dipadamkan.

Masih menurut pria yang sudah berumur tersebut,setelah api padam dan kaca mobil pecah akibat terbakar,salah seorang warga yang ikut memadamkan api terkejut saat melihat kedalam mobil karena melihat seperti ada boneka,ibu kandung korban yang saat itu ikut memadamkan api langsung menjerit histris saat turut melihat kedalam mobil dan mendapati kedua anaknya telah terbujur kaku.

“Setelah api padam,seorang tetangga sempat melihat kedalam mobil dan mengatakan ada boneka didalamnya,namun ibu kandung kedua anak itu yang ikut memadamkan api langsung masuk dan melihat kedalam,saat itulah kami baru sadar kalau yang didalam mobil yang terbakar itu ada jasad anaknya yang telah mati kemas.”terang Arifin saat ditemui di lokasi rumah duka.

Dibantu warga,kedua jasad yang telah terbujur kaku tersebut langsung dievakuasi ke rumahnya dan kepala dusun langsung menghubungi pihak Kepolisian Polsek Prapat Janji.

Sementara itu Kapolsek Prapat Janji AKP.Nasib Manurung yang dikonfirmasi via Celluler membenarkan kasusnya,menurut Manurung saat ini kedua jasad balita tersebut sedang dibawa ke Rumah Sakit Djasamen Saragih Pematang Siantar untuk dilakukan otopsi.

Salah seorang tetangga korban yang coba dikonfirmasi sentralberita.com saat ditemui dirumah duka mengatakan kalau ayah kandung kedua korban sedang bekerja di wilayah Aceh.”ayahnya sedang kerja di Aceh,dan anak mereka cuma 2 ini aja bang “ujarnya sambil berlalu.(SB/ZA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.