Napi Kabur Saat Dirawat Kemenkumham Akan Berikan Sanksi Petugas Lapas

sentralberita|Medan ~Buntut dari kaburnya salah satu narapidana (napi) kasus narkotika dari Rumah Sakit Royal Prima Medan,Rabu kemarin Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumut, memastikan akan memberikan sanksi tidak hanya kepada napi yang kabur tetapi juga terhadap para petugas lapas.

“Kalau untuk petugas lapasnya, kita akan periksa juga. Kalau 2×24 jam, tidak ada perkembangan, akan kita berikan hukuman disiplin,” ucap Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv Pas) Kemenkumham Sumut,  Abdul Aris, kepada Wartawan, Kamis (29/11).

“Sedangakan untuk napi yang kabur, juga akan diberikan sanksi jika tidak menyerahkan diri,” sambungnya.

Abdul Aris menyebutkan, pasca kaburnya tahanan Lapas Klas I Medan, dari Rumah Sakit Royal Prima pada, Rabu (28/11) kemarin, pihaknya tengah berkordinasi dengan pihak Kepolisian.

“Kami sudah menghubungi kepolisian di Aceh untuk melakukan penyisiran, karena dia berdomisili di sana, siapa tahu ada di kampungnya,” ujarnya.

Selain berkordinasi dengan Kepolisian, pihaknya juga berkordinasi dengan sesama tahanan di dalam lapas. “Kawan-kawannya kan banyak juga di dalam lapas. Ini akan bisa membantu juga tentang keberadaan kaburnya napi tersebut,” ungkapnya.

Abdul Aris membenarkan, bahwa terpidana Riswandi alias Ade, ditahan di Lapas Klas I Medan terkait kasus narkotika.
“Iya benar, kasus narkotika. Dia dihukum 15 tahun penjara,” pungkasnya.

Disebutkan Abdul Aris, terpidana tersebut memang benar sakit dan selama ini rutin menjalani perawatan di rumah sakit.
“Dia memang sakit TBC dan paru-paru. Penyakitnya itu sudah kronis. Jadi bukan kali ini saja. Dia sudah berkali-kali masuk rumah sakit,” tandasnya.

Terpidana Riswandi alias Ade, diketahui kabur dari Rumah Sakit Royal Prima di Jl. Ayahanda, Rabu (28/11). Riswandi disebut sudah seminggu menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. Namun, sorenya ia berhasil kabur diduga ke kampung halamannya di Aceh. ( SB/FS )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.