ACT Sinergi Gelar Bantuan Bagi Masyarakat Yang Terdampak Gempa di Lombok

Sentralberita|Medan~Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersinergi dengan Pemko Medan, Merdeka Walk dan Masyarakat Relawan Indonesia, menggelar acara dengan tema pekan peduli Lombok dengan hastag #sumutbersatubantulombok.

Acara ini, sejatinya diselenggarakan untuk mengumpulkan donasi, membantu saudara-saudara di Lombok yang tertimpa musibah gempa dahsyat beberapa waktu lalu.

Acara digelar tepat persimpangan pintu masuk Merdeka Walk Medan. Dengan diiringi musik Keyboard, penyanyi dan beberapa relawan lain berdiri tepat ditengah jalan sewaktu lampu merah menyala.

Sambil menyanyi mereka memohon agar kiranya masyarakat sudi memberikan bantuan buat masyarakat di Lombok.

Dalam acara tersebut, juga dihadiri langsung oleh Ketua Kwartir Cabang Kota Medan Muhammad Husni.

Terlihat Husni tidak sungkan untuk turun langsung ke jalan membawa kotak sumbangan, agar sudinya ada pengendara yang mau membantu meringankan beban saudara-saudara di Lombok yang dilanda kesusahan akibat gempa.

Husni mengatakan kegiatan yang dilakukan hari ini untuk menggalang dana maupun bentuk-bentuk bantuan lainnya, demi membantu saudara-saudara yang sedang ditimpa musibah gempa di Lombok.

“Kita melihat ACT sudah berbuat banyak, makanya kita Kwartir cabang Medan tergerak untuk mendukung dan membantu ACT dalam menggalang dana,” kata Husni, Selasa (4/9/2018).

“Kita doakan mudah-mudahan semua dana yang dikumpulkan dapat bermanfaat bagi masyarakat Lombok. Agar Lombok dapat bangkit kembali sebagai tujuan wisata,” pintanya.

Menambahi pernyataan Husni, Ketua Asosiasi Pariwisata (Asperapi) Sumut, Didit Mahardika mengatakan melihat kondisi Lombok dalam keadaan terpuruk sangat prihatin. Karena Lombok merupakan destinasi wisata di Indonesia, makanya kami tergerak bersama ACT menggalang dana dan seluruh stakeholder di Sumut. Nantinya pada (7/9/2018) akan didonasikan secara langsung.

“Ini adalah aksi sosial menggugah moral, agar mengajak masyarakat Kota Medan untuk tergerak secara massal membantu meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah gempa di Lombok,” ucap Didit.

Sementara itu, Marcomm ACT Sumut, Rinaldi Tambunan mengatakan program pekan peduli Lombok ini dimulai sejak 3-7 September 2018. Nantinya seluruh bantuan yang sudah terkumpul akan secepatnya diberikan kepada masyarakat disana.

“Acara puncak Jumat (7/9/2018), kita akan umumkan berapa donasi yang digalang selama sepekan. Mudah-mudahan bantuan yang diberikan masyarakat Kota Medan, dapat bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang ada di Kota Lombok. Nantinya bantuan yang diberikan berupa uang dan barang-barang,” tutup Rinaldi.

Perlu diketahui, Lombok mengalami beberapa guncangan gempa yang tertinggi mencapai 7 Skala Ritcher. Sebanyak 6 Kota dan Kabupaten terdampak gempa. Akibat kerusakan yang dialami masyarakat Lombok sangat memprihatikan.

Jumlah korban jiwa dalam bencana gempa bumi di Lombok, NTB, 1.353 mengalami luka dan dirawat di RS, 67.875 rumah rusak, 65 Masjid dan Musala rusak, 437 jiwa meninggal dunia, 352.793 orang mengungsi, 13 rumah dan Puskesmas rusak dan 606 sekolah juga rusak. Secara keseluruhan total korban luka-luka mencapai 7.145 orang. (SB/AR).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.