Kampanye Damai di Sumut Tolak Hoax, SARA dan Politik Uang

Sentralberita|Medan~Kampanye Damai Pemilu Tahun 2019 dilaksanakan, Minggu (23/9/2018 di Kantor KPU Sumut, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan yang ditandai dengan Pembacaan Ikrar Deklarasi Kampanye Damai
dan Penandatanganan Prasasti Deklarasi Kampanye Damai.

Diawali menyayikan lagu Indonesia Raya dan orasi demokrasi bahawa Indonesia menolak HOAX, Politisasi SARA, dan politik uang, Wakapolda Sumut Brigjen pol Mardiaz Kusin Dwihananto, mengatakan kondusifitas keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat harus dijaga.

“Apalagi Menjelang pelaksanaan pilpres dan pileg. Untuk menciptakan itu bukan hanya tugas kepolisian, tapi juga tugas seluruh masyarakat.

Karena kalau sumatera aman dan kondusif, maka pembangunan dan perekonomian akan berjalan, masyarakat akan nyaman dan sejahtera,”ujarnya.

Jika ditemukan pelanggaran, katanya, harus dilaporkan ke Bawaslu atau Gakkumdu, karena ada penegak hukum yang akan memprosesnya.

Baca Juga :  Pj Gubsu Agus Fatoni: Anggaran Pilkada Telah Didistribusikan ke KPU Sumut Rp 750 M Lebih, Bawaslu Sumut Rp 233 M Lebih

Sementara Ketua KPU Sumut Mulia Banure mengajak agar kampanye damai sampai sampai 3 hari sebelum pemilihan.

Waktu yang banyak ini, katanya, masyarakat agar lebih cerdas memilih calon-calonnya yang mampu memberi solusi untuk setiap masalah yang ada di Sumatera Utara.

Menutunya, pemilu damai akan terwujud jika para masyarakat, para pengurus partai politik , jangan bermain politik uang, jangan melakukan politisasi SARA dan beberapa cara yang tidak baik lainnya. (SB/Husni L)

Tinggalkan Balasan