Mendapat Perlawanan, Penertiban Pedagang Kaki Lima di Medan Nyaris Ricuh

Pedagang K5 tak terima diangkut perlatan dagangannya dan berusaha mempertahannya, hingga nyaris ricuh, Senin (3/9) di SM Raja Medan. (foto/SB/AR)

Sentralberita|Medan~Demi menciptakan kota Medan terhindar dari kemacetan, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara bersama pemerintah kota Medan melaksanakan penertiban pedagang kaki lima yang memakan badan jalan di kawasan Jalan Sisingamangaraja Medan hingga  terminal Amplas medan, meski mendapat perlawanan dari sejumlah pedagang namun  tetap berjalan, Senin siang (3/9/2018/.

Dalam penertiban tersebut, sejumlah pedagang yang tidak mau kios dagangannya dirubuhkan melakukan perlawanan dan sempat terjadi adu mulut antara petugas dan pemilik kios, namun/ dapat diatasi oleh pihak kepolisian yang ikut dalam penertiban tersebut.

Penertiban yang dilakukan tersebut untuk memberikan kenyamanan bagi pengendara yang akan melintas di kawasan itu, sehingga kawasan jalan Sisingamangaraja Medan dapat terhindar dari kemacetan yang diakibatkan banyaknya pedagang kaki lima yang memakan badan jalan dan kegiatan ini juga menjadi program Kapolda Sumatera uUara untuk menghindari kota Medan dari kemacetan.

Baca Juga :  Tegakkan Disiplin Propam Polres Humbahas Lakukan Razia Kendaraan Personil

Kapoldasu Brigjen pol Agus Andrianto mengatakan, program seratus hari setelah memimpin Polda Sumut, salahsatunya mengatasi kemacetan di kota  Medan dengan  mendorong pemerintah kota Medan untuk dapat bekerja dengan membersihkan pedagang pasar yang memakan badan jalan atau pasar tumpah. Selain itu,  penertiban parkir liar sehingga kota Medan terhindar dari kemacetan.

Menurut Brigjen Pol agus Andrianto, penertiban ini akan terus dilakukan pemerintah kota Medan bersama pihka kepolisian sampai nantinya kota Medan tertib dan terhindar dari kemcetan. (SB/AR).

 

Tinggalkan Balasan