Seorang Wanita Mengaku Istri Melabarak Calon Bupati Langkat pada Debat Kandidat

sentralberita|Medan~ seorang wanita mengaku bernama Maysarah Manaroisong (29) dengan membawa seorang bocah bernama Nicholas Trihadmojo (4), sempat melabrak Rudi Hartono Bangun, yang merupakan calon Bupati Langkat Acara Debat Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Langkat Putaran ll, di gelar di Hotel Santika Medan, Rabu (20/6) Hotel Santika Medan.

Seketika itu suasana menjadi ricuh, karena dirinya berteriak minta Rudi Hartono Bangun bertanggungjawab atas nasib dia dan anaknya. Diakuinya, kalau selama ini Rudi sudah menelantarkan dia sebagai seorang istri dan Nikolas, yang merupakan buah hasil pernikahannya.

“Rudi, kemari kau lihat anakmu ini,” teriak dia dihadapan simpatisan masing-masing calon dan para hadirin yang datang.

Kekesalannya semakin memuncak, dikarenakan Rudi Hartono Bangun hanya terdiam tanpa berkata-kata meninggalkan ruangan. Bahkan langkahnya sempat terhalang oleh petugas kepolisian yang menjaga lokasi dengan ketat. Demikian juga dengan simpatisan Rudi, yang coba menghalangi langkahnya. “Jangan aku yang kalian halangi, aku adalah istri Rudi yang hanya minta pertanggungjawaban,” teriak dia.

“Seharusnya kalian tangkap dia (Rudi), karena telah menelantarkan anaknya. Lagian, apa salah aku sebagai seorang istri meminta pertanggungjawaban dari dia. Ini anak dia, anak ini membutuhkan kasih sayang dari seorang ayah yaitu Rudi Hartono Bangun,” sebut Maysarah.

Sayang, mesti kekisruhan terjadi, namun Rudi Hartono Bangun hanya diam dan melenggang meninggalkan ruangan. Sementara beberapa petugas kepolisian baik baik berpakaian preman dan seragam berusaha menenangkan Maysarah. Bahkan beberapa polwan pangsung merangkulnya dan membawa Maysarah, keruang tunggu di Hotel tersebut.

Tidak sampai disitu, Maysarah yang sudah tersulut emosi terus melontarkan cacian dan makian dengan nada kasar. Dirinya juga membeberkan tetang hidupnya bersama Rudi Hartono Bangun. Dengan kesal dia meminta agar petugas kepolisian dapat mengamankan Rudi, karena telah menelantarkan anak.

“Tangkap dia, jangan kalian tangkap aku, aku hanya meminta pertanggungjawaban dan memikirkan nasib anaku bersama Rudi,” rintihnya sembari mengeluarkan air mata.

“Apa salahku rupanya, hanya meminta pertanggungjawabannya aku ini, bukan mebuat keonaran, soalnya dia sudah tidak perduli dengaku dan tidak pernah lagi menemui kami. Bahkan susah sekali untuk ditemui, makanya aku kemari untuk minta pertanggungjawaban,” sebut dia.

Debat kandidat Putaran ll diawali dengan doa dan diteruskan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengusung tema “Pembangunan Ekonomi Yang Adil Dan Setara”. Dalam acara ini, ketiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Langkat Periode 2018-2023, seluruhnya hadir.

Awalnya situasi berjalan lancar hingga diakhiri dengan masing-masing calon mengajukan visi dan misi. Bahkan beberapa calon masing-masing melontarkan pertanyaan dan diakhiri dengan masing-masing calon meminta para pendukung untuk memilih mereka. (SB/01/SP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.