Polda Sedang Dalami Motif Penembakan

Sentralberita|Medan~Pasca penembakan yang dilakukan mantan oknum Wakapolres Lombok Tengah Polda NTB, kompol F terhadap adik iparnya,  Polda Sumut masih terus mendalami motif penembakan, dengan memeriksa sejumlah saksi-saksi dan oleh tempat kejadian perkara, hingga saat ini korban masih dilakukan otopsi dirumah sakit bhayangkara Medan, dibagian tubuh korban terdapat enam tembakan.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpaw dalam keterangan persnya di mapolda sumut,  Kamis sore, mengatakan,dari hasil pemriksaan sementara, oknum pamen tersebut terbukti melakukan penembakan terhadap korban hingga tewas dengan menggunakan senjata api miliknya.

Mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan kini sudah di tetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut, penyidik masih menyelidiki dan mendalami motif penembakan yang dilakukan tersangka terhadap korban inisil J yang merupakan suami adik kandungnya sendiri.

Peristiwa penemabkan terjadi pada saat tersangka bersama keluarganya mengunjungi ibunya yang sedangf sakit di jalan tirtosari gang keluarga medan. Sebelum penembakan terjadi tersangka masih terlihat berbincang dengan ibunya di ruang tamu.

Mendadak oknum pamen yang banyak menerima penghargaan dalam menjalankan tugasnya selama menjabat sebagai Kasat Reskrim Polresta Medan,hilang kendali dan membabi buta menembak korban dengan senjata api miliknya.

Enam butir peluru bersarang di bagian kepala dan tubuh korban hingga akhirnya korban tersungkur merengkang nyawa dengan kondisi mengenaskan.

Irjen Pol paulus Waterpauw mengatakan, penyidikan yang dilakukan dengan melakukan olah TKP, menyita barang bukti pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi-sakis serta melakuka pemeriksaan terhadap tersangka dengan mencari bukti-bukti lai. Korban masih diotopsi dirumah Sakit Bhayangkara Medan dengan enam luka tembakan.

Dari persitiwa tersebut, petugas kepolisian menyita barang bukti senjata api dan slongsong peluru yang di muntahkan tersangka.(SB/AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.