JPPR: Partisipasi Masyarakat Rendah Menanggapi Daftar Pemilih Sementara

Sentralberita|Medan~Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR) Sumatera Utara menilai, gelaran pesta demokrasi rakyat dalam Pilkada serentak saat ini minus partisipasi dari masyarakat dalam memberikan tanggapan terhadap Daftar Pemilih Sementara(DPS). Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat yang begitu rendah.

“Hasil pantauan kami di setiap kelurahan dari beberapa Kabupaten/Kota terlihat pengumuman DPS sepi peminat terhitung sejak diumumkan sampai hari ini”. Ungkap Darwin Sipahutar Selaku Koordinator Propinsi JPPR Sumut, Selasa (3/4/2018).

Padahal ini sangat penting guna untuk memberikan tanggapan terkait kesalahan dalam penulisan data diri, kegandaan nama pemilih, alamat, tanggal lahir dan pemilih yang belum terdaftar, kalau tidak ada yang memberikan masukan terhadap DPS tersebut maka sudah dipastikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) nantinya akan berdampak pada penentuan jumlah logistik yang akan disediakan oleh KPU, disamping itu juga himbauan penyelenggara untuk mengajak masyarakat menanggapi DPS masih tergolong normatif dan klasik, artinya harus ada cara lain untuk memompa antusias masyarakat dalam melihat Daftar pemilih

“Menurut hemat kami pengumuman daftar pemilih tidak harus diumumkan dikantor lurah/desa saja, tak salah kiranya jika merujuk pada aturan Perbawaslu No 9 Tahun 2017 Pasal 19 ayat 1, hal ini dianggap memudahkan bagi akses masyarakat terkhusus bagi penyandang disabilitas, kami khawatir pada perbaikan daftar pemilih nanti masih terdapat kerancuan dalam DPT. Sebab, konsekuensi akibat tidak akuratnya DPT akan berdampak besar bagi keberhasilan proses pemilihan kepala daerah di Sumatera Utara,”katanya.

Oleh karenanya peran pengawasan yang ketat dari Bawaslu dan jajarannya sangat diharapkan agar tidak ada pemilih yang merasa dirugikan (Ayat 3 pasal 1 Perbawaslu). Untuk itu JPPR sebagai lembaga yang konsen pada pendidikan pemilih dan pemantauan selalu siap berkontrobusi dalam memberikan tanggapan terhadap DPS agar kualitas DPT pada pilkada nanti menjadi lebih baik. Tutup Darwin Sipahutar. (SB/Husni L)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.