Zulham Hidayah Ketum DPD IMM Sumut, 2 Pekan Susun Pengurus

Sentralberita| Padangsidimpuan ~Zulham Hidayah Pardede akhirnya terpilih sebagai ketua umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumut Dewan Pimpinan Daerah (DPD) periode 2018-2020. Hasil iMusyawarah daerah (Musyda) XVIII IMM Sumut yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan, Minggu (25/3) malam.
Sebelumnya, Tiga belas nama terpilih sebagai formatur dalam pemilihan babak pertama pada Musyda XVIII. Keduabelas nama tersebut yakni  Zaid zar lubis 105 suara, Zikri azizan 100suara,  Irpan Adi s. Rambe 100suara, Zulham pardede 99 suara, Rahmad darmawan Daulay 98 suara, Imam fahrurozi 98 suara, Darwinsyah Hutagalung 97suara,  Anissa Silitonga 96 suara, Ahmad Rasyid 91 suara,  Nasir Alpan Hasibuan 91 suara,  Rivai  Ar Dani 89 suara,  Rahmatul aulia 87 suara, Seftian eko pranata 68 suara
DPP IMM memberi waktu selama 2 pekan kepada Zulham Hidayah dan kedua belas formatur lainnya menyusun kepengurusan lengkap untuk disahkan dengan sebuah surat keputusan.
Sementara itu dalam pidatonya Zulham Hidayah Pardede Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberi untuk memimpin IMM Sumut. “Ke depan, saya berharap kita bisa saling menguatkan, saling mendukung untuk membangun gerakan IMM Sumut yang lebih bernash dan terukur”, tegasnya.
Ia bercita-cita membawa IMM Sumut memiliki karakter yang kuat dan melahirkan pemuda dengan potensi yang bersiap tampil dalan event nasional maupun internasional. “Insya Allah IMM Sumut memiliki kader yang kuat imannya, tinggi ilmunya dan kokoh semangat hidupnya”, Lanjut Zulham.
Zulham yang juga Mahasiswa Program Megister Manajemen Pendidikan ini dalam sambutannya mengatakan, khawatir melihat masa depan bangsa Indonesia. Terlebih atas serangan narkoba, pergaulan bebas dan liberalisasi hampir disetiap lini. “Kader IMM Sumut harus mengambil peran. Kita harus bersatu, saling bergandengan. Modal awal kita adalah bersatu untuk Reaktualisasikan gerakan”, tegasnya.
Tantangan pada periode kepemimpinannya, lebih pada upaya bangkit dan menegaskan identitas sebagai kader umat dan kader bangsa. Untuk itu kaderisasi, kristalisasi dan konsolidasi menjadi perhatian utama ke depan, tambah Zulham. (SB/01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.