Pantai Cemara Kembar di Sergai, Objek Wisata yang Menyenangkan

Sentralberita| Sergai~Meski sebagai pantai termuda atau yang terbaru di Kabutapen Serdang Bedagai, karena usianya baru berkisar tiga tahun sejak 17 Juli 2015 silam dibangun, namun Pantai Cemara Kembar telah menjadi obyek wisata yang setiap harinya ramai dikunjungi masyarakat, termasuk dari wisatawan asing walau masih terbatas.

Dengan menempuh jarak sekitar 45 kilometer dari kota Medan dan sekitar 9 kilometer masuk ke dalam dari Jalan Litas Sergai
tepatnya terletak di Jl. Pantai ATP No. 15, Desa Sei Nagalawan, Perbaungan, Serdang Bedagai. Sekitar 10 menit dari desa itu sampailah ke Pantai Cemara Kembar.

Untuk biaya Retribusi masuk ke Cemara Kembar, pengunjung hanya membayar Rp 40.000,-/orang. Biaya tersebut sudah mendapatkan semua fasilitas yang ada didalamnya Outbond, Flying Fox, dan replika rumah adat seperti rumah adat Melayu, Banjar, Padang, Batak dan lain sebagainya disediakan di Pantai Cemara Kembar.

Hal itu yang membuat Pantai Cemara Kembar diminati masyarakat berasal dari Sergai ataupun diluar Sergai seperti Kota Medan. “kata pemilik Pantai Cemara Kembar Jalaluddin, Minggu (11/3/2018).

Pihaknya membuat replika rumah adat karena di Sumut banyak terdapat berbagai suku. “Jadi apabila mereka rindu
kampung halaman, mereka bisa datang ke sini sambil menikmati nuansa pantai yang sejuk,”ujarnya.

Apabila ingin menikmati nuansa alam di Pantai Cemara Kembar, warga ataupun masyarakat harus mengeluarkan kocek Rp40 Ribu perorang dan itu sudah termasuk Snack dan softdrink.

“Harga tersebut juga sudah termasuk pondok, kamar mandi dan wahana permainan. Jadi setelah bayar Rp 40 Ribu semua yang ada di dalam sini gratis,”katanya.

Dikatakannya, untuk hari libur biasanya ada sebanyak 300-500 orang yang berkunjung ke pantai Cemara Kembar, sementara hari biasa sebanyak 50 sampai 100 orang.

Apabila menggunakan angkutan umum, warga Kota Medan bisa menggunakan taksi online atau menggunakan angkutan kota seperti Rajawali.

“Dari Amplas ke sini bisa naik angkot Rajawali dan ongkosnya cuma Rp12 Ribu sampai ke Simpang Bulu. Nah dari situ ke dalam naik ojek dan harus ngeluarin kocek sekitar Rp10 Ribu dengan jarak 9 kilometer,”jelasnya.

Sea Food dan Kelapa Muda Menu Andalan di Pantai Cemara Kembar.

Bagi Anda yang ingin menikmati alam di Pantai Cemara Kembar ini juga menyediakan menu makanan dan minuman yang mumpuni. Diantaranya sea food dan air kelapa muda.

Harga makanan dan minuman di sini tidak membuat kantong bolong.

“Bagi wisatawan domestik, harga makanan berkisar dari Rp 50 ribu sampai Rp120 ribu sementara untuk minuman harganya cuma Rp 15ribu.Kedepan Jamaluddin merasa optimis pengunjung bisa lebih banyak lagi setiap harinya, walau diakuinya jalan menuju kesana belum terlalu mulus. Karena itu, diharapkannya pemerintah Kabupaten Sergai bisa lebih memperhatikannya.

Dibibir pantai yang terbentang luas itu, masyarakat yang berkunjung cukup senang dan bangga. Selain keindahan laut dan ombaknya, juga pasir putih menambah keindahan objek wisata Cemara kembar. Pondok-pondok yang tersediapun cukup beragam bentuk ditambah dari pinggir pantai tersedia dermaganya yang menjorok ke tengah laut.Tak sedikit pengunjung mengabadikan dirinya di atas dermaga itu.

Di pondok-pondok yang gratis, pengunjung selain menjadidikan tempat peristirahatan, berdiskusi, juga dijadikan acara-acara keluarga. Bagi Jamaluddin dirinya akan terus berupaya membenah, sehingga kelak biasa menjadi objek wisata yang sungguh menyenangkan bagi pengunjung yang datang kesana dan benar menjadi kebanggan bagi Sergai. (SB/Husni L).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.