Bea Cukai Musnahkan Puluhan Ton Beras Ketan dan Bibit Tanaman Asal Thailand

Sentralberita| Medan~Direktorat Jendral Bea dan Cukai Sumatera Utara, Jum’at siang(2/3/2018) memusnahkan ratusan bibit durian, 28 ton beras ketan, 35 batang pohon bonsai dan lima kantong asam jawa asal Thailand yang diseludupkan ke Indonesia dikantor bea dan cukai Sumut Jalan Diponegoro Medan.  Selain itu,  petugas bea dan cukai juga berhasil mengamankan satu orang tersangka.

Barang bukti senilai kurang lebih 300 juta rupiah ini,  dimusnahkan dihalaman kantor bea dan cukai Sumatera Utara Jalan Diponegoro Medan.  Untuk barang bukti bibit tanaman dimusnahkan dengan cara di gergaji menggunakan mesin shinsaw.

Sebelum dimusnahkan,  barang bukti tersebut terlebih dahulu di lelang kepada masyarakat,  namun dalam pelelangan itu tidak ada satupun masyarakat yang bersedia membeli barang bukti tersebut.  Seluruh barang bukti disita petugas bea dan cukai dari kapal rezeki bersama saat tiba diperairan Aceh dari Thailand.

Menurut kasi penyidikan dan penindakan bea cukai Sumut, Sumino barang bukti yang diamankan berupa 28 ton beras ketan, 35 batang pohon bonsai, ratusan bibit durian dan lima kantong asam jawa.  Bea dan cukai bersinergi dengan pengadilan, kejaksaan dan karantina, bahwa ini bisa dimusnahkan dalam tahap penyidikan, sesuai pasal 45 KUHP. Jika dilelang atau dimusnahkan setelah inkrah maka kualitas barang bukti yang akan dilelang akan menurun.

Penangkapan kapal Rezeki bersama yang membawa barang seludupan asal Thailand tersebut pada Desember lalu.  Petugas menetapkan nahkoda kapal, AAS warga Seruway Aceh sebagai tersangka. Sementara pemilik barang berinisial P belum ditangkap dan masih bebas berkeliaran. (SB/AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.