Anggaran KONI Sumut Minim Sukseskan Program PON 2020

Sentralberita| Medan~Rapat anggota KONI Sumut,  sejumlah agenda yang dibahas. Seperti persiapan pelaksanaan Porwilsu dan Porprovsu 2018. Kemudian program Seleksi Daerah untuk menuju PON  2020. Namun  untuk menyukseskan program kerja tersebut perlu dukungan anggaran yang optimal.

Ketua KONI Sumut  mengungkapkan, KONI Sumut telah menganggarkan 65 Miliar di APBD 2018 untuk memuluskan seluruh program kerja yang telah disusun. Namun, dari kabar beredar, untuk anggaran yang disetujui oleh pemerintah hanya 13 miliar. Menurut John, anggaran tersebut tentu sangat tidak cukup untuk melaksanakan semua program kerja KONI selama 2018.

“Memang masih kabar dan belum kita lihat langsung. Tentu jika itu benar, ini tidak cukup untuk memenuhi semua program kerja kita tahun ini. Untuk Porprovsu saja tidak cukup. Berarti program harus menyesuaikan anggaran yang ada. Seharusnya anggaran yang menyesuaikan program. Inilah beratnya menyusun program. Mungkin nanti akan ada yang dibatalkan atau dikurangi kita rumuskan di sini,” ungkap John, Sabtu (3/3/2018)

Begitupun pihaknya berharap akan ada win solution atas minimnya anggaran olahraga Sumut. “Mudah – mudahan ada tambahan di P-APBD. Cuma dengan suasana pilkada saat ini kita tidak tahu. Kita harapkan siapapun gubernurnya siap membantu olahraga Sumut. Apalagi kita sedang berjuang menjadi tuan rumah di PON 2024,” kata John.

Sebelumnya Gubernur Sumut dalam sambutan yang dibacakan Plt Dispora Sumut mengatakan, kegiatan ini sebagai evaluasi program kerja KONI Sumut selama 2017 yang telah dilaksanakan, serta tolok ukur untuk program kerja di tahun 2018. Gubsu berharap program kerja tahun ini mampu berdampak besar bagi peningkatan prestasi Sumut di PON 2020.

“Kita tahu program kerja tahun ini yang sudah pasti adalah menyukseskan Sumut dan Aceh menjadi tuan rumah PON bersama tahun 2024. Karena banyak dampak positif yang diterima jika kita menjadi tuan rumah. Perekonomian masyarakat akan meningkat. Makanya, saya mengajak semua pihak mendukung agar Sumut dan Aceh terpilih sebagai tuan rumah pada Biding nanti,” ucapnya.

Gubsu juga menghimbau KONI Sumut mendorong sejumlah pengurus cabang olahraga yang telah vakum segera melaksanakan musyawarah daerah. “Kita berharap juga bahwa program Sumut Emas bisa terus berjalan sebagai rangka pembinaan atlet berprestasi yang menjadi andalan Sumut di even PON 2020,” harap Gubsu.

Pada kesempatan tersebut KONI Sumut juga telah resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Bina Guna Medan terkait penyerahan beasiswa bagi atlet berprestasi yang akan melanjutkan perkuliahan di kampus tersebut.

Sebelumnya Rapat anggota KONI Sumut dihadiri 42 dari 51 Pengprov cabor/badan pembina, serta 27 dari 33 KONI Kabupaten dan kota di Sumut.(SB/01/rel).