Survei LSI: Muhaimin Iskandar Calon Wapres Terkuat dari Kalangan Muslim

Sentralberita| Jakarta~Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei terkait calon presiden dan wakil presiden dalam Pemilu 2019. Hasil survei LSI memunculkan nama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin pendapatkan persentase tertinggi sebagai calon wapres terkuat dari kalangan muslim.

“Jadi memang Cak Imin berada di tingkat pertama,” kata Peneliti LSI Taufik Febri, di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (27/1).

Cak Imin mendapatkan persentase suara sebesar 14,9 persen. Lebih tinggi dari empat calon lainnya yakni Ketum PAN Zulkifli Hasan dengan 3,8 persen, Ketua DPD Demokrat yang saat ini menjabat Gubernur NTB TGB M Zainul Majdi 2,2 persen, Presiden PKS Sohibul Iman 1,9 persen, dan Ketum PPP Romahurmuzy 1,1 persen. Sementara 76,1 persen responden menjawab tidak tahu, tidak jawab, rahasia, atau belum memutuskan.

Taufik juga mengungkapkan ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh para calon wakil presiden. Mulai dari muda, openmindid, hingga disukai rakyat.

Di tempat yang sama, menurut Direktur Lingkar Madani, Ray Rangkuti, dari 76,1 persen yang belum menentukan pilihan itu, bila Cak Imin giat bersosialisasi maka akan mudah mengalahkan lawannya seperti Zulkifli Hasan.

“Kalau ada sisa 70 persen kalau Pak Cak Imin kerja dari sekarang seperti Zul, punya potensi mengalahkan Zul,” ucapnya.

Untuk diketahui, survei ini dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan
Jumlah responden awal sebesar 1.200. Survei dilakukan sejak 20 hingga 31 Desember 2017. Teknik survei melalui wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner dengan tingkat kesalahan (margin of error) kurang lebih 2,8 persen. (SB/mc)

Jokowi dan Prabowo Calon Presiden 2019 Terkuat, Sentiman Agama Sangat Tinggi

Sentralberita| Jakarta~Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei terkait dengan calon Presiden 2019. Dari hasil survei itu diprediksi ada dua calon kuat yang akan maju di Pilpres mendatang, yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

“Terlihat bahwa khusus capres masih pada dua nama besar Jokowi dan Prabowo. Dua tokoh ini dianggap kalangan nasionalis,” kata Peneliti LSI, Taufik Febri, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (27/1/2018).

Jokowi mendapatkan persentase yang cukup tinggi sebesar 38,4 persen. Sedangkan Prabowo hanya 24,6 persen.

Jika melihat latar belakang dua tokoh yang mewakili sosok nasionalis, kata Taufik, maka untuk calon wakil presidennya harus berasal dari kalangan muslim religius. Sebab, kini sentimen terhadap agama sudah sangat tinggi sekitar 71,4 persen.

“Karena sentimen agama sudah ada tokohnya,” tandasnya.

Untuk diketahui, survei ini dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan jumlah responden awal sebesar 1.200 responden. Teknik survei dilakukan melalui wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner sejak tanggal 20 hingga 31 Desember 2017 dengan tingkat kesalahan (margin of error) kurang lebih 2,8 persen.(SB/mc)

Comments