Ayo..! Saksikan Fenomena Alam Gerhana Bulan Penuh Melintas di Indonesia

Ilustrasi

Sentralberita| Medan~Fenomena alam gerhana bulan total atau disebut dengan super blue moon akan melintas di Indonesia pada Rabu tanggal 31 Januari 2018 mendatang

Sejumlah persiapan untuk melihat langsung fenomena alam ini telah di lakukan tin ovbservatorium ilmu falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.  Selain melihat fenomena alam tersebut, panitia juga akan melaksanakan sholat sunah gerhana bulan di lokasi.

Ovbservatorium ilmu falak  UMSU jelang gerhana bulan total telah memepsiapan berbagai peralatan untuk melihat langsung fenomena alam yang jarang terjadi. Ayo …! masyarakat untuk menyaksikan fenomena alam tersebut sebagai wujud memberikan pengetahuan kepada masyarakat luas.

Masyarakat kota Medan yang ingin melihat langsung fenomena alam tersebut/diberi kesempatan menggunakan teropong khsusus  atau teleskop utnuk menyaksikan persitiwa super blue moon atau gerhana bulan penuh yang akan terjadi selama 3 jam antara pukul 19 00 wib hingga 22 00.wib.

Gerhana bulan yang akan terjadi pada rabu mendatang sangat menarik untuk diamati karena fenomena alam super blue moon ini sangat langka dalam pesitiwa ini. Bulan akan tampak lebih besar dari biasanya  dengan warna yang tampak sebagian kebiru biruan dan kemerahan

Berbeda dengan gerhana matahari, super blue moon bisa melakukan secara langsung dengan mata telanjang, namun akan menajdi menarik jika dilihat melalui teleskop.

Dr Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar, MA, kepala obesrvatorium ilmu falag UMSUmenjelaskan, Kamis (25/1/2018), selain memantau gerhana bulan. pihak UMSU juga akan melakukan sholat sunat gerhanan bulan yang akan di laksanakan pada malam hari.

Pengertian gerhana bulan adalah peristiwa matahari, bumi, dan bulan terletak pada satu garis sehingga bayangan bumi menutupi sebagian atau keseluruhan bulan.

Proses terjadinya gerhana bulan dari wikipedia adalah saat bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis yang sama. Akibatnya, sinar matahari tidak sampai ke bulan karena terhalang oleh bumi.    (SB/01/AR)

Comments