Fraksi Hanura Soroti Silpa Anggaran

Sentralberita| Medan~Mengherankan, infrastruktur Kota Medan masih buruk, tapi APBD 2017 malah Silpa sebesar Rp 227,1 miliar.
Hal ini menjadi sorotan fraksi Hanura DPRD Medan saat menyampaikan pemandangan umum terhadap ranperda tentang rancangan APBD 2018 di ruang paripurna, Rabu (13/12/2017).
Sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) APBD Pemko Medan dinilai mengherankan, karena tidak sinkron dengan buruknya berbagai fasilitas umum dan infrastruktur.
“Kami menyarankan agar pada awal tahun 2018, Pemko Medan melalui skpd-skpd mengadakan tender yang tertunda pada PAPBD 2018 untuk pembangunan jalan dan drainase yang masih buruk. Mohon segera diprioritaskan,”ujar Hj Ratna Sitepu, juru bicara fraksi Hanura.
Selain menyoroti Silpa, Hanura juga mengkritisi banyak taman kota rusak dan lampu jalan tidak berfungsi serta drainase rusak sehingga mengakibatkan banjir.
“Menurut pengamatan kami, buruknya infrastruktur disebabkan lemahnya pengawasan. Padahal di tahun 2017 alokasi anggaran infrastruktur jumlahnya fantastis,”sebut Ratna.
Walikota diminta agar memberi perhatian khusus pada bidang pengawasan, termasuk di bidang konsultan.
Hanura juga menyoroti, lemahnya kordinasi dengan instansi yang berkaitan dengan kegiatan pembangunan infrastruktur. Seperti PT Telkom, PDAM Tirtanadi, PLN sehingga sering terjadi bekas penggalian merusak infrastruktur dan mengganggu kenyamanan berlalu lintas.
“Kami juga minta pada walikota agar menekan kriminalitas yang makin marak dengan mengaktifkan pos siskamling dan menyalakan lampu, khususnya pada kawasan pemukiman,”pungkas Ratna. (SB/Husni L)

Baca Juga :  Ketua KPU Sumut Dorong Kabupaten/ Kota Penyelesaian Coklit 100 Persen

Tinggalkan Balasan