Warga Malpinas Medan Denai Gelap dan Mencekam

Anggota DPRD Medan Parlaungan Simangunsong ST ( Partai Demokrat) asal Daerah Pemilihan (Dapil) I saat menggelar reses III 2017 di Jl Tangguk Bongkar Kel Tegal Sari Mandala II Kec Medan Denai, Kota Medan, Senin (13/11/2017).

Sentralberita|Medan~Anggota DPRD Medan Parlaungan Simangunsong ST (Partai Demokrat) mengajak warga masyarakat pinggiran perumnas (Malpinas)  bergotong royong menggali parit/drainae di sepanjang jalan Trikora Simpang Jalan Garuda Kelurahan Tegal Sari Mandala II Kec Medan Denai, Kota Medan.

Tawaran ini disampaikan Parlaungan Simangunsong menyahuti keluhan warga terkait banjir genangan air saat menggelar reses III 2017 di Jl Tangguk Bongkar VIII Kel Tegal Sari Mandala II Kec Medan Denai, Kota Medan, Senin (13/11/2017). Reses Parlaungan asal daerah pemilihan (dapil) I ini dihadiri Camat Medan Denai Hendra Asmilan, Lurah’ kepling, tokoh masyarakat  dan ratusan konstituen.
“Ayo gotong royong bersama, saya ikut bersama Camat, Lurah dan Kepling. Kita normalisasi parit/drainase. Kita jadwalkan kapan.Jika ada kerusakan yang serius selanjutnya kita laporkan ke Dinas PU, ” ajak sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Medan itu.
Sebelumnya, salah seorang warga Op Samuel Hutagalung menyampaikan parit dan gorong-gorong di Jl Tikora dan seluruh parit di lingkugan 7, 8,9 dan 10 tidak berfungsi akibat adanya penyempitan di Simpang Jalan Garuda. Oleh karenanya, saluran air tergenang dan bila hujan turun meluber ke rumah penduduk. “Kami berharap sebelum Natal sudah diperbaiki, ” pinta Hutagalung.
Keluhan lain juga disampaikan Lubis warga Tangguk Bongkar VIII  buruknya pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Dikatakan atas dasar pengalamannya.  Keluarganya yang sedang sakit keras  dirawat inap harus pulang pada hari ke 5. Padahal, keluarganya tersebut masih dalam keadaan sakit parah.
“Pernah seorang keluarga saya sakit keras, harus di rawat inap, namun saat hari ke 5 disuruh pulang padahal masih sakit keras, alasan mereka harus pulang dulu dan perbaharui rujukan. Bayangkan orang yang sakit keras harus pergi kesana kemari. Apa tidak langsung mati itu,” ujar Lubis dengan nada kesal.
Beda halnya dengan keluhan yang disampaikan Marlina Napitupulu yakni masalah lampu penerangan jalan umum (Lpju) yang belum ada terpasang di daerah Malpinas. Sehingga wilayah iitu gelap gulita dan rawan tindak kejahatan seperti maling. ” Daerah kami ini rawan begal dan peredaran narkoba marak, ” terang Marlina seraya mengaku takut keluar rumah di malam hari.
Selanjutnya, Lamtiar Sihombing warga Tangguk Bongkar mengeluhkan air bersih.
Disebutkannya, air PDAM Tirtanadi sering macet dan tak berjalan lancar. Dan kalau pun airnya keluar kotor dan bau.
“Kami mohon kepada bapak Parlaungan agar dapat memfasilitasi ke PDAM Tirtanadi membuat pelayanan air yang sehat kepada masyarakat. Sebab, air yang dikonsumsi sangat tidak layak, karena bau dan kotor. Padahal trif air sudah naik, kok standar air bersih tak meningkat”, ujar Lamtiar.
Diakhir pelaksanaan reses, Parlaungan Simangungsong, ST mengatakan, agar masyarakat sabar dan tetap melaporkan segala persoalan ďilingkungannya. Parlaungan mengaku akan tetap memperhatikan keluhan masyarakat dan menyampaikan ke Pemko Medan supaya segera ditanggapi dan direalisasikan. (SB/lam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.