Soal Kerusakan Jalan, Diharapkan Pembantu Walikota Memberikan Data Valid Tidak ABS

Sentralberita| Medan~ Pemerintah kota Medan telah mendapat dua kategori penghargaan pada ajang Indonesia Attractiveness Award (IAA) 2017. Namun kedua penghargaan tersebut menjadi sorotan dan kontroversial di tengah masyarakat menyusul rusaknya jalan di kota Medan.

Fraksi Persatuan Nasional DPRD kota Medan memahami bahwa kerusakan jalan yang terjadi, tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah kota Medan, sebab beberapa ruas jalan merupakan jalan provinsi dan jalan negara, namun tidak semua masyarakat memahami hal tersebut karena jalan itu berada di wilayah kota Medan.

“Untuk itu, kami menyarankan agar Pemko Medan segera melakukan langkah nyata dengan melakukan koordinasi secara seksama dalam tempo sesingkat-singkatnya dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat dalam menangani infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan” ujar Beston Sinaga membacakan tanggapan fraksinya tentang perubahan APBD Kota Medan 2017 di ruang paripurna DPRD Medan, Selasa (17/10/2017).

Pada rapat yang dipimpin Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung didampingi Wakil Ketua Iswanda Ramli dan dihadiri anggota DPRD lainnya serta dihadiri Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin, Wakil Walikota Medan Ir Ahkyar Nasution dan pimpinan SKPD tersebut, fraksi Persatuan Nasional DPRD Medan mengharapkan bahwa terjadinya kerusakan jalan di Medan sebagai intropeksi dalam berbenah diri tanpa saling menyalahkan, namun harus menyikapinya dengan arif dan bijkasana.

Selain itu diharapkan kepada Pemko Medan untuk lebih serius menunjukkan komitmen-komitmennya melakukan tindakan nyata menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi.

Disamping itu, para pembantu walikota dalam memberikan informasi kepada walikota mestinya menggunakan data yang valid dan tidak ABS (Asal Bapak Senang) yang akhirnya merugikan semua. (SB/husni l)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.